Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Bagi Sembako Korban Bencana di Jembrana

Buka Bimtek Pengembangan Usaha Produktif Kawasan Konservasi


Jembrana, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., di sela-sela agenda kerjanya di Bali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif Sekitar Kawasan Konservasi. Pada kesempatan itu, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, juga melakukan pelepasliaran Jalak Bali, sekaligus penanaman bersama di Balai Taman Nasional Bali Barat (TMBB), Jembrana, pada Rabu (9/11/2022). Kedatangan Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu, disambut Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik, Drh. Indra Eploitasia, M.Si., bersama Kepala Balai Taman Nasional Barat, Drh. Agus Ngurah Kepakisan, M.Si., beserta Anggota DPRD Jembrana dari Fraksi PDI Perjuangan, Ni Komang Sri Kendel yang mengawali kegiatan pelepasliaran satwa yang dilanjutkan dengan penanaman pohon.

1bl#lm-7/11/2022

Setelah itu, dilaksanakan Bimtek yang diikuti sekitar 50 peserta dari 32 kelompok binaan Balai TMBB yang berasal dari 10 desa penyangga hutan se-Kabupaten Jembraana dan Buleleng. Salah satunya, Ketua Kelompok Moncong Putih, I Wayan Warsana yang langsung mengucapkan terima kasih diberikan Bimtek yang difasilitasi Made Urip bersama TMBB. Apalagi selama ini telah banyak menerima bantuan, termasuk bantuan bencana alam dan sembako serta program penghijauan di TMBB. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip yang telah lama membantu kami selama ini,” tandasnya. Di sisi lain, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, Drs. I Komang Adinata yang mewakili Bupati Jembrana menyampaikan kegiatan Bimtek yang digenjot Made Urip sangat ditunggu Pemkab Jembrana, karena sedang menata seluruh ekonomi masyarakat menyongsong Jembrana Emas 2026.

1th#ik-14/8/2022

Sebagai penyangga hutan di TMBB, juga mempunyai potensi ekonomi yang perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Apalagi tahun 2026 mendatang diprediksi akan banyak wisatawan lokal melewati Jembrana melalui jalur darat sebagai peluang yang harus ditangkap dengan membangun usaha produktif di wilayahnya. “Karena itu kami mengucapkan terima kasih dan segala hormat kepada Bapak Made Urip dari Bapak Bupati, karena telah mengadakan Bimtek, sehingga peserta diharapkan agar diikuti secara penuh dan dapat dimanfaatkan dengan baik nantinya,” paparnya. Sementara itu, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik, Indra Eploitasia, mengakui dukungan Made Urip sangat luar biasa dan diharapkan dukungan regulasi terus diperkuat, sehingga bisa memberi kontribusi nyata bagi alam dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengucapkan selamat datang kepada Made Urip yang ikut bersama-sama melakukan penanaman, sekaligus pelepasliaran Jalak Bali sebagai penghuni Taman Nasional Bali Barat yang awalnya hanya 6 ekor menjadi sekitar 500 ekor, sehingga satwa yang awalnya punah menjadi semakin eksis.

1th#ik-6/10/2022

Selain itu, melalui keekaragaman hayati lainnya akan menjadi potensi wisata alam yang dapat dimanfaatkan bersama. Untuk itulah, semua potensi ini harus dapat dimanfaatkan dari Taman Nasional Bali Barat dengan mengangkat sumber genetik yang mempunyai nilai komersialisasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena selain dari sumber spesies, juga melalui sumber genetik sebagai pelindung keekaragaman hayati yang memberi manfaat bagi program pelestarian hutan. Untuk itu, melalui Bimtek ini juga bisa memberi manfaat bagi pelestarian TMBB melalui potensi ekonomi dan sosial secara seimbang di masa yang akan datang. “Potensi pembangunan ekonomi ini, akan menjadi tantangan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara sehingga bisa memberi kontribusi bagi masyarakat,” katanya. Di sela-sela membuka Bimtek, Made Urip menyebutkan progress pelestarian satwa di TMBB sangat luar biasa, karena dari 6 ekor Jalak Bali menjadi 500 ekor, sehingga diharapoan kerja konkrit dan riil tersebut terus dilakukan, karena pelestarian hutan ini untuk kepentingan bersama.

Ik#15hr-9/11/2022

Seperti melalui Bimtek ini, juga untuk menambah wawasan bagi kelompok binaan TMBB, sehingga bisa menyiapkan SDM yang bisa mengelola dengan baik kawasan konservasi. Maka itu, peserta Bimtek akan mendapatkan wawasan yang sangat penting untuk menjaga kesinambungan ekosistem di Taman Nasional Bali Barat, karena banyak yang sudah tergerus akibat adanya alih fungsi lahan yang berlebihan. Ke depan harus bisa diwujudkan amanat UU No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, agar minimal 30 persen sebagai kawasan hijau. Selain itu, dari ajaran Tri Hita Karana sudah ditegaskan dan harus diwujudkan dengan menjaga ekosistem alam, termasuk kehidupan flora dan fauna. “Kan sudah diberikan pelajaran di Jembrana baru-baru ini air bah, karena di hulu dihancurkan akibat ilegal logging, sehingga kita juga yang kena. Makanya harus dilakukan gerakan menanam, agar hutan kita tetap lestari,” tegas Anggota DPR RI terpilih dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu.

1bl#bn-29/8/2020

Sebelumnya, ada program Gerhan yang dilakukan masif di Gunung Kidul sehingga gerakan menanam sebagai kewajiban bersama untuk mengubah dari kultur menebang menjadi kultur menaman, sehingga melalui program tersebut semua lahan yang gundul menjadi hijau. “Saya berharap agar jangan lama-lama Taman Nasional Bali Barat berkurang. Apalagi dijadikan bandara kan pasti berkurang. Padahal harusnya dicarikan lahan penggantinya. Tapi kalau di Bali kan tidak mungkin dicarikan lahan penggantinya. Karena itu bapak-bapak harus menjaga hutan ini dan dikelola dengan baik sebagai potensi ekonomi yang baik ke depan,” tutupnya. M-U juga sempat menyerahkan langsung bantuan paket Sembako kepada keluarga korban terkena dampak bencana air bandang di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Made Urip mengaku ikut prihatin karena masyarakat kena bencana alam. “Kami sangat prihatin dan ikut memberi bantuan yang diharapkan dapat bermanfaat,” ujarnya seraya berharap agar masyarakat lebih waspada terhadap musibah ke depan. ama/ksm



MinungNews.ID

Saluran Google News PancarPOS.com

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Back to top button