VinFast VF 7 Mengaspal di Bali, Siap Tantang Mobil Bensin
MPV Listrik 7 Penumpang Tawarkan Kenyamanan Hingga Efisiensi Biaya

Denpasar, PancarPOS | Era kendaraan listrik terus berkembang di Bali. Kehadiran mobil listrik tidak lagi sebatas kendaraan berukuran kecil untuk mobilitas perkotaan, tetapi mulai merambah segmen keluarga dengan kapasitas besar. Salah satu yang menarik perhatian adalah VinFast VF 7. Mobil listrik tujuh penumpang ini menawarkan perpaduan antara kabin lapang, kenyamanan perjalanan, performa bertenaga, serta biaya operasional yang diklaim lebih efisien dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.
General Manager PT Sentrik Mobilindo Perkasa/VinFast Bali, Gede Sastrawan Yuliantara, mengatakan VF MPV 7 dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga yang membutuhkan kendaraan berkapasitas besar, tetapi tetap menginginkan pengalaman berkendara yang nyaman dan modern. “Konsepnya memang untuk keluarga. Tujuh penumpang bisa mendapatkan ruang yang nyaman, sementara pengemudi tetap mendapatkan pengalaman berkendara yang halus dan responsif,” ujar Gede Sastrawan di Denpasar, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, salah satu keunggulan utama VF MPV 7 adalah ruang kabinnya. Dengan jarak sumbu roda 2.840 milimeter dan konfigurasi tiga baris, mobil ini memberikan ruang yang cukup lega bagi penumpang, termasuk mereka yang duduk di baris ketiga. “Untuk perjalanan jauh, kenyamanan penumpang menjadi sangat penting. Karena itu, ruang kaki, sirkulasi udara, dan tingkat kebisingan di dalam kabin menjadi perhatian,” katanya.
Baris ketiga juga dapat dilipat rata ketika tidak digunakan. Fitur ini memberikan keleluasaan bagi pemilik kendaraan untuk mengubah konfigurasi kabin sesuai kebutuhan, terutama ketika harus membawa barang dalam jumlah lebih banyak. Bukan hanya soal ruang, sensasi berkendara menjadi pembeda lain. Motor listrik membuat perpindahan tenaga berlangsung lebih halus tanpa karakter getaran mesin pembakaran konvensional.

VF MPV 7 memiliki tenaga maksimum 201 tenaga kuda dengan torsi mencapai 280 Nm. Tenaga tersebut membuat kendaraan tetap memiliki respons yang memadai meski membawa tujuh penumpang sekaligus. “Karakter mobil listrik itu responsnya cepat dan halus. Ketika digunakan membawa keluarga, terutama anak-anak dan orang tua, kenyamanan seperti ini menjadi nilai tambah,” ujar Pak Gede sapaan akrabnya ini.
Kabin yang senyap juga membuat komunikasi antarpenghuni kendaraan lebih nyaman. Penumpang di baris belakang tetap dapat berbicara dengan penumpang di bagian depan tanpa harus meninggikan suara. Bagi keluarga yang terbiasa melakukan perjalanan antarkota maupun perjalanan wisata, faktor tersebut menjadi semakin penting. Perjalanan panjang tidak hanya membutuhkan kendaraan yang bertenaga, tetapi juga kabin yang mampu menjaga kenyamanan seluruh anggota keluarga.
Di sektor teknologi, VF MPV 7 mengusung konsep interior minimalis dengan sebagian besar pengoperasian kendaraan terintegrasi melalui layar infotainment berukuran 10,1 inci. Layar tersebut juga terintegrasi dengan asisten virtual. Dukungan Apple CarPlay dan Android Auto membuat penumpang dapat mengakses berbagai kebutuhan hiburan dan konektivitas selama perjalanan.
Sejumlah port USB turut tersedia sehingga perangkat elektronik penumpang dapat tetap digunakan sepanjang perjalanan. “Sekarang keluarga bepergian tidak hanya membawa koper, tetapi juga membawa banyak perangkat elektronik. Karena itu, konektivitas dan kemudahan pengisian perangkat menjadi kebutuhan penting,” kata Gede.
Di tengah harga bahan bakar yang menjadi salah satu komponen pengeluaran kendaraan, kendaraan listrik menawarkan pendekatan berbeda. Penggunaan energi listrik membuat biaya operasional harian berpotensi lebih rendah dibandingkan MPV bermesin bensin. Keuntungan tersebut semakin terasa bagi pemilik kendaraan dengan jarak tempuh tinggi.

VinFast juga memberikan program pengisian daya baterai gratis hingga 10 Februari 2029. Program tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Dengan mobilitas sekitar 1.500 kilometer per bulan, penghematan biaya energi menjadi salah satu pertimbangan yang patut diperhitungkan sebelum membeli kendaraan. “Kalau pemakaian kendaraan cukup tinggi, selisih biaya energi akan terasa. Jadi konsumen tidak hanya melihat harga pembelian, tetapi juga harus menghitung biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang,” jelas Gede.
Selain biaya energi, konsumen juga mendapatkan perlindungan melalui garansi kendaraan selama tujuh tahun atau 160.000 kilometer. Sementara baterai tegangan tinggi mendapatkan garansi delapan tahun atau 160.000 kilometer. VinFast juga menyediakan bantuan pinggir jalan selama masa garansi sehingga konsumen mendapatkan perlindungan tambahan dalam penggunaan kendaraan.
Untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan layanan kepada konsumen, jaringan showroom dan dealer resmi VinFast di Bali di bawah Sentrik Grup juga terus diperkuat. Salah satunya adalah VinFast Bali di Denpasar yang menjadi dealer utama dengan konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts). Dealer yang dikelola PT Sentrik Mobilindo Perkasa ini berada di Jalan Gatot Subroto Barat No. 500, Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.
Di lokasi tersebut, konsumen tidak hanya dapat melihat dan mendapatkan informasi mengenai produk mobil listrik VinFast, tetapi juga memperoleh layanan servis resmi serta fasilitas pengisian daya atau charging station. Kehadiran layanan terintegrasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Sebab, keputusan membeli kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan produk, tetapi juga kepastian layanan setelah kendaraan digunakan.
Jaringan VinFast di Bali juga merambah segmen kendaraan roda dua melalui VinFast e-Motorcycle di Canggu. Showroom khusus motor listrik VinFast yang dikelola PT Sentrik Persada Nusantara tersebut berada di Jalan Raya Canggu, Kawasan Anyar-Anyar, Canggu, Kabupaten Badung. Showroom ini menjadi salah satu pusat informasi dan penjualan lini produk motor listrik VinFast, sekaligus memperluas pilihan mobilitas listrik bagi masyarakat Bali.

Sementara untuk menjangkau masyarakat di Bali Utara, VinFast juga memiliki cabang di Singaraja yang beralamat di Jalan WR Supratman No. 17R, Penarukan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Dengan titik layanan di Denpasar, Canggu dan Singaraja, jaringan Sentrik Grup membuat akses masyarakat terhadap produk dan layanan VinFast semakin dekat. Pengembangan jaringan tersebut sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Pulau Dewata, baik untuk mobil maupun sepeda motor listrik.
Bagi warga Bali yang memiliki karakter mobilitas tinggi, khususnya untuk aktivitas keluarga dan perjalanan wisata, kehadiran MPV listrik tujuh penumpang membuka segmen baru dalam perkembangan kendaraan listrik. Selama ini kendaraan listrik identik dengan mobil berukuran kecil atau kendaraan perkotaan. VF MPV 7 mencoba mengubah persepsi tersebut dengan menghadirkan kendaraan listrik berkapasitas besar. “Kami melihat kebutuhan kendaraan keluarga di Bali cukup besar. Konsumen menginginkan mobil yang nyaman untuk keluarga, tetapi pada saat yang sama efisien dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Gede.
Menurut dia, transisi menuju kendaraan listrik bukan sekadar perubahan dari mesin bensin ke motor listrik. Perubahan tersebut juga menyangkut pola pikir konsumen dalam menghitung biaya kepemilikan kendaraan. Konsumen kini semakin mempertimbangkan biaya energi, perawatan, garansi, kenyamanan, fitur keselamatan, hingga nilai penggunaan kendaraan dalam jangka panjang. “Jadi yang dilihat bukan hanya harga mobil ketika membeli. Tetapi bagaimana biaya yang dikeluarkan setelah mobil digunakan bertahun-tahun,” katanya.
Di Vietnam, tempat asal VinFast, VF MPV 7 mulai dipasarkan pada Februari 2026. Hingga akhir Juli 2026, model tersebut telah mencatat penjualan 16.038 unit dan konsisten masuk dalam jajaran model terlaris di pasar setempat. Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa MPV listrik mulai mendapatkan tempat di tengah konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga berkapasitas besar.
Dengan kombinasi tujuh tempat duduk, kabin luas, tenaga 201 tenaga kuda, torsi 280 Nm, teknologi konektivitas, serta biaya energi yang lebih efisien, VF MPV 7 menawarkan alternatif baru bagi masyarakat Bali yang ingin naik kelas ke kendaraan listrik tanpa harus meninggalkan kebutuhan ruang dan kenyamanan keluarga. Di tengah semakin kuatnya ekosistem kendaraan listrik di Bali, MPV listrik tujuh penumpang seperti VF MPV 7 berpotensi menjadi pilihan menarik, terutama bagi keluarga yang menginginkan satu kendaraan untuk berbagai kebutuhan: mengantar anak, bekerja, bepergian bersama orang tua hingga melakukan perjalanan jauh. ama/ksm









