Jro Bima Ajak Masyarakat Bali Teladani Semangat Pahlawan, Tegaskan Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

Denpasar, PancarPOS | Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 November 2025, Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bali yang juga Ketua Yayasan Kesatria Kris Bali (KERIS Bali), I Ketut Putra Ismaya Jaya alias Jro Bima, menyerukan pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan bangsa dengan terus bergerak dan melanjutkan perjuangan dalam konteks kekinian.
Dalam pesannya yang disampaikan kepada masyarakat, Jro Bima menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai dengan mengangkat senjata, tetapi juga dengan keberanian untuk membela kebenaran, memperjuangkan keadilan, dan menjaga martabat masyarakat Bali di tengah derasnya arus globalisasi. “Pahlawan masa kini adalah mereka yang berani berdiri membela kebenaran, memperjuangkan keadilan sosial, dan menjaga kehormatan budaya serta identitas bangsa,” ujar Jro Bima.
Ia menekankan bahwa Hari Pahlawan harus menjadi momentum bagi masyarakat Bali untuk memperkuat rasa persatuan, gotong royong, dan semangat nasionalisme, terutama di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan digital yang semakin kompleks. “Kita tidak boleh terpecah. Persatuan dan semangat cinta tanah air harus tetap menjadi pondasi kuat bagi masyarakat Bali,” tegasnya.
Yayasan Kesatria Kris Bali di bawah kepemimpinan Jro Bima selama ini dikenal aktif membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, hukum, dan budaya. Yayasan ini juga berperan menjaga keharmonisan antara penduduk lokal dan pendatang serta menjadi benteng moral untuk melindungi nilai-nilai luhur Bali dari pengaruh negatif modernisasi.
Selain melalui kegiatan sosial, Jro Bima juga aktif menyalurkan aspirasinya melalui jalur politik bersama Partai Perindo. Ia konsisten memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lokal Bali, termasuk isu keadilan ekonomi, pemberdayaan pengusaha kecil, serta perlindungan terhadap pelaku pariwisata lokal agar tidak tersingkir oleh praktik usaha tidak sehat.
Dalam pesannya memperingati Hari Pahlawan, Jro Bima mengingatkan bahwa kemajuan pembangunan harus seimbang dengan pelestarian budaya. “Kemajuan tanpa jati diri akan membuat kita kehilangan arah. Karena itu, setiap langkah pembangunan harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai budaya dan spiritualitas Bali,” tandasnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda agar menjadikan semangat para pahlawan sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata bagi bangsa. “Anak muda harus bangga menjadi bagian dari Bali dan Indonesia. Tantangan kita hari ini bukan lagi perang fisik, tetapi perang moral, integritas, dan komitmen untuk menjaga bangsa ini tetap berdaulat,” tutupnya. ama/ksm









