Politik dan Sosial Budaya

Saptana jagaraga Singapadu Tampilkan Pertunjukan Kolaborasi


Gianyar, PancarPOS | Peresmian patung Monumen pahlawan nasional Kapten I Wayan Dipta yang berdiri gagah di ujung barat Bypass Darma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, diresmikan oleh Bupati Gianyar Made Mahayastra, Selasa (12/4/2022) malam. Sejak berdirinya patung yang di garap oleh seorang seniman patung Nyoman Sudarwa asal Desa Panarukan, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.sontak menyita perhatian masyarakat yang melewati jalur jalan Raya Buruan tersebut. Hingga proses karya patung selesai dengan megah dengan penuh pencerminan semangat perjuangan.

1bl#ik-4/4/2022

Melalui sebuah pertunjukan besar, yaitu pertunjukan deklamasi yang di bawakan oleh 150 Seniman dari Komonitas Saptana Jagaraga Singapadu yang di dalamnya mengandung unsur dan makna aura perjuangan dari kreatifitas seni budaya para pahlawan yang di warisi hingga saat ini menjadi suatu akulturasi dalam persembahan untuk perjuangan Kapten I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar. I Wayan Darya Selaku pembina Komonitas Saptana Jagaraga menyampaikan “hati saya terasa terpanggil untuk mengarap pertunjukan ini, dengan semangat kemerdekaan dalam proses Latihan yang sangat singkat hanya 12 hari semua Garapan bisa tembus dan di suguhkan keadapan bapak bupati dan keluarga pejuang di depan Monumen pejuang kita alm Kapten I Wayan Dipta. Dimana pertunjukan ini harus dijiwa kesemua seniman semangat perjuangan sebagai panduan kita berkarya. Ujar kompeser tabuh wayan darya.

“pada pertunjukan ini ada lantunan tembang, lagu daerah, lagu perjuangan hingga Garapan music trandisional dan music modern gitar, drum agar Garapan menjadi kesatuan yang untuh,” imbuhnya. Hadirnya Keluarga pejuang kapten I Wayan Dipta Ibu DRA.Ketut Sri Andayani. M.Pd menyampaikan salam merdeka dengan pemaparan singat sejarah Kapten I Wayan Dipta, membuat seniman semngakin bersemangat untuk tampil dalm pertunjukan ini. Bupati Gianyar dalam sambutannya pada peresmian Monumen Kapten I Wayan Dipta menyampaikan dari dulu semasiH menjadi Ketua DPRD Gianyar di saat sebagai wakil Bupati Gianyar dan di saat sebagai Bupati Gianyar untuk bagaimana ada satu simbul perjuangan. “Pejuang-pejuang kita yang telah gugur yang jumblahnya sangat banyak sekali untuk mewakili beliau, satu pimpinan nya yaitu yang terhormat alm kapten I Wayan dipta,” katanya.

1th#ik-18/1/2022

Baru kali inibisa wujudkan.Kapten I Wayan Dipta adalah putra Gianyar dan putra Kelurahan Gianyar yang sangat dekat dengan lingkungan sehingga dalam buku yang banyak dibaca terkait dengan Kapten Wayan Dipta baju yang dipake sering  diberikan kepada orang-orang yang tidak mampu. Bersekolah di Gianyar, melanjutkan ke Taman Siswa Denpasar sampai sekolah menengah tinggi di Yogyakarta dan akhir 17 agustus 1945 saat bungkarno mengumumkan kemerdekaan semua para pelajar terdidik pulang ke daerah, untuk bagaimana mempertahankan kemerdekaan itu, sebagai orang terdidik beliau merasa terpanggil dan akhirnya di tugaskan untuk mengkordinir perjuangan di kabupaten gianyar.

“Beliau meninggal di usia yang sangat muda, 11 April 1946, sehari setelah merayakan ulang tahunnya ke 20tahun beliau meninggal proses mempertahankan dari kemerdekaan Indonesia,” imbuhnya. I Wayan Kariana, Ketua Komonitas Saptana Jagaraga yang di wawancarai setelah pertunjukan selesai merasa bangga menjadi seniman dapat ikut serta merasakan perjuangan beliau sebagai pahlawan. “Seperti kita berjuang mempertahan seni budaya di bali ini waulupun di tengah pandemic kita tetap berkarya dan mencoba hal hal yang baru demi ajegnya seni budaya Bali,” ujar ketua komunitas yang kerap di panggil Doyok. dwi/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button