Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaSurvei Koster-Giri Unggul, Didukung Keberhasilan Bansos dan Kepuasan Kinerja

Survei Koster-Giri Unggul, Didukung Keberhasilan Bansos dan Kepuasan Kinerja

Denpasar, PancarPOS | Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri), saat ini unggul signifikan dengan dukungan mencapai 70,4%, mengungguli pasangan Made Muliawan Arya dan Agus Sudnyana (De Gadjah-Agus) yang hanya memperoleh 28,5%. Temuan ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh View Data Indonesia pada periode 26 Oktober hingga 2 November 2024.

Peneliti View Data Indonesia, Iman Suhirman, menyampaikan bahwa angka elektabilitas Koster-Giri ini relatif stabil jika dibandingkan survei sebelumnya, dengan angka yang hanya sedikit menurun dari 70,7% pada survei September. Sebaliknya, pasangan De Gadjah-Agus meskipun mengalami kenaikan dari 26% pada survei September, tetapi kenaikannya masih dalam batas margin of error.

Salah satu faktor kunci yang membuat pasangan Koster-Giri unggul adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kedua calon. Wayan Koster, yang menjabat sebagai Gubernur Bali pada periode pertama, mendapat tingkat kepuasan sebesar 84,2%. Sementara Giri Prasta, yang telah dua periode menjabat Bupati Badung, mendapatkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, mencapai 94,4%. Ini menjadikan kedua calon sebagai pilihan utama bagi sebagian besar pemilih di Bali.

Keunggulan Koster-Giri di Semua Wilayah

Koster-Giri unggul di hampir seluruh wilayah Bali, dengan keunggulan tertinggi tercatat di Kabupaten Gianyar (81%), diikuti Kabupaten Tabanan (75%), dan Kabupaten Badung (74,8%). Menariknya, mayoritas konstituen dari PDI Perjuangan, sekitar 95,5%, menyatakan akan memilih pasangan Koster-Giri pada Pilgub Bali 2024 mendatang.

Elektabilitas Koster-Giri juga didorong oleh keberhasilan dalam distribusi dana bansos di Bali, yang telah diterima oleh lebih dari 1.400 desa adat di Bali, termasuk 716 desa adat di Kabupaten Badung. Hal ini tidak bisa dipungkiri, kata Wayan Pasek Sukayasa, Sekretaris Gercin (Gerakan Rakyat Cinta Indonesia) menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi salah satu dasar dari survei elektabilitas yang menunjukkan keunggulan Koster-Giri dengan angka 68%.

Di sisi lain, Trigunana Kusuma Wijaya, salah pemerhati masyarakat Bali menilai pasangan Koster-Giri sudah terbukti dengan kerja nyata untuk Bali, sementara pihak lawan dianggap masih “omon-omon” atau hanya berkhayal tanpa bukti konkret. Selain itu, Anugrah Arif, seorang analis politik, juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalamannya terlibat dalam survei Pilgub Bali sebelumnya, ia memperkirakan bahwa Koster-Giri akan menang dengan elektabilitas di kisaran 58% hingga 60%.

Peningkatan Loyalitas Pemilih

Survei ini juga mencatat bahwa tingkat swing voter (pemilih yang belum memutuskan) mengalami penurunan yang signifikan, dari 34,5% pada survei September menjadi hanya 15,3% pada survei awal November. Hal ini menunjukkan bahwa pemilih semakin mantap dalam pilihannya. Dari total dukungan terhadap Koster-Giri, 86,7% di antaranya merupakan pemilih loyal (strong voter), menjadikan angka ini sebagai modal besar untuk meraih kemenangan.

Survei ini melibatkan 3.600 responden yang tersebar di 57 kecamatan di Bali, dengan margin of error sebesar ±2%. Penelitian ini menggunakan metode multi-stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95%. Dengan elektabilitas yang tinggi dan dukungan yang semakin menguat, pasangan Koster-Giri diprediksi akan terus menguasai peta politik Pilgub Bali 2024. ama/tim/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img