Ekonomi dan Bisnis

Bisa Jadi PAD, Omardani Desak Pemkab Tabanan Kembangkan Potensi Sektor Pertanian


Tabanan, PancarPOS | Imbas pandemi membuat para UKM banyak mengalami gulung tikar akibat dari lemahnya perputaran ekonomi di Bali. Tetapi untuk bisa kembali membangkitkan perekonomian di Bali khususnya Tabanan sektor pertanian bisa digarap, hanya saja perlu keseriusan pemerintah daerah untuk mendampingi petani baik itu segi pemasaran maupun pembibitan. Padahal sektor pertanian di Tabanan perlu disadari berbagai produk buah lokal, seperti manggis, Durian Kunyit banyak digemari, bahkan bisa menembus pasar internasional.

1bl#ik-2/3/2022

Hal itu diterangkan langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Gusti Nyoman Omardani, A.Ma., yang mendesak agar sektor pertanian harus bisa dikembangkan khususnya di daerah Tabanan Barat, seperti wilayah Pupuan dan Selemadeg. Bahkan sektor pertanian diyakini Omardani bisa menjadi PAD, sebab bila pertanian sudah tergarap maksimal otomatis berkaitan ke sektor pariwisata. “Hal seperti ini harus kita tindak lanjuti dalam bidang wisata agro, apalagi terkait dengan pengembangan wilayah yang telah kita rencanakan RTRWnya di Tabanan Barat, harus kita pertahankan lahan perkebunannya. Sebab kalau sudah argo berjalan sudah pasti berimbas menjadi wisata agro, dan nantinya bisa menjadi pergerakan ekonomi,” beber Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Tabanan saat ditemui pada Selasa (14/3/2022).

1bl#ik-2/3/2022

Lebih lanjut Omardani menjelaskan, wilayah Tabanan banyak sekali potensi yang bisa digarap, seperti halnya ada kawasan Nikosake (nira, kopi, salak dan kelapa). Dan sekarang perkembangannya pun menjadi bertambah dengan adanya manggis dan durian yang potensinya sangat luar biasa. Tetapi sayangnya pemerintah daerah kurang meliriknya, padahal buah manggis yang berada di Tabanan Barat sudah diekspor ke mancanegara, seperti Taiwan, China, begitu juga dengan durian dimana penjualannya sudah sampai ke luar Bali.

1bl#ik-2/3/2022

Dengan dikenalnya manggis dan Durian Kunyit hingga ke pasar internasional, efeknya masyarakat di daerah Tabanan seperti Pupuan dan sekitar banyak yang menanam durian dan manggis. Dan hal seperti ini pemerintah Tabanan harus bisa mengelolanya, sebab bisa dijadikan pengembangan obyek perekonomian Tabanan. “Sektor pertanian di Tabanan kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah, dan saya berharap kepada Bupati Tabanan mempunyai kebijakan untuk memfasilitasi petani yang nantinya bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata,” ungkapnya.

1bl#ik-1/3/2022

Omardani menambahkan, adanya gairah dari manggis dan durian seharusnya pemerintah daerah yaitu Dinas Pertanian bisa merespon dengan baik, jangan sampai para petani tersebut menjadi frustasi. Dan pemerintah pun semestinya menjadi pendamping petani, mengingat durian kunyit pupuan sangat langka dan mempunyai rasa yang tidak kalah dengan durian musang king, sebab durian kunyit memiliki rasa serta tekstur yang legit dan manis. Dan warna buahnya juga khas, yaitu kuning seperti kunyit.

1bl#ik-27/2/2022

“Semestinya pemerintah memberikan pembinaan berkelanjutan, bukan hanya terkait dengan pembibitan tetapi bisa menguasi pangsa pasar, sehingga nantinya produk buah lokal yang ada di Pupuan bisa memberikan dampak yang signifikan bisa mendongkrak perekonomian di Tabanan Barat,” ucap politisi PDI Perjuangan asal Desa Pupuan, Tabanan itu. tra/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button