Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung Banjar Peminge Renovasi Total Bangunan dan Pelinggih Leluhur

Badung, PancarPOS | Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan krama Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung yang berlokasi di sisi timur Banjar Peminge, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung. Rangkaian karya suci penggantian seluruh pelinggih lama dengan pelinggih baru resmi dimulai dengan pelaksanaan ngingsir linggih Ida Sesuhunan pada Minggu Paing Dungulan, 14 Juni 2026.
Prosesi sakral tersebut dipuput oleh Ida Peranda Gede Suyasa dari Griya Tamansari Manuaba, Duda, Selat, Karangasem. Linggih Ida Sesuhunan dari masing-masing pelinggih dipindahkan menuju Sanggah Pengaci, dilanjutkan dengan pembongkaran secara simbolis seluruh bangunan dan pelinggih lama yang akan digantikan dengan bangunan baru menggunakan batu tabas asal Karangasem.
Pada kesempatan itu, Penglingsir Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung, Mangku Made Sana, mengatakan seluruh rangkaian karya dilaksanakan sebagai bentuk bhakti kepada Ida Sesuhunan sekaligus menjaga warisan leluhur.
“Semeton warga Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung melaksanakan ayah-ayahan untuk memindahkan atau menggeser linggih Ida Sesuhunan dari pelinggih masing-masing menuju Sanggah Pengaci, sekaligus membongkar pelinggih yang lama,” ujarnya.
Menurut Mangku Sana sapaan akrab mantan Kelian Adat Banjar Peminge ini, pembaruan pelinggih dilakukan demi menghadirkan tempat suci yang lebih baik bagi generasi penerus, tanpa mengurangi nilai kesakralan yang diwariskan para leluhur. “Semoga seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan lancar tanpa ada halangan maupun hambatan,” katanya.
Sementara itu, Kelian Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung, I Wayan Subagia, didampingi Penyarikan Dadia I Made Sudarma, menjelaskan bahwa pelaksanaan karya telah disepakati melalui pupulan baos parikrama yang berlangsung pada Sukra Kliwon Sungasang, Jumat (12/6/2026).
Dalam paruman tersebut disampaikan bahwa dana bantuan sosial dari Pemkab Badung yang difasilitasi dan diperjuangkan langsung oleh Anggota DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Luwir Wiana, S.Sos., sebagai tokoh masyarakat setempat, telah dicairkan secara bertahap dengan skema 30 persen, 30 persen, dan 40 persen untuk mendukung pelaksanaan renovasi pelinggih.
Prajuru Dadia juga menjelaskan seluruh tahapan karya dipercayakan kepada Prajuru Dadia untuk bertindak sekaligus sebagai panitia pelaksana. Sementara pelaksanaan pengaci ditangani oleh Jero Mangku Dadia dengan pembiayaan yang bersumber dari kas druwe Dadia.
Selain prosesi ngingsir linggih yang telah berlangsung, semeton dadia juga akan melanjutkan gotong royong pada Senin (15/6/2026) sebagai bagian dari persiapan pembangunan pelinggih baru. Tahapan berikutnya berupa upacara mendem dasar dijadwalkan pada Soma Paing Langkir, 29 Juni 2026.
Prajuru Dadia berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar serta mendapat tuntunan dan anugerah dari Ida Sesuhunan, sehingga pembangunan pelinggih baru tidak hanya menjadi pembaruan fisik semata, tetapi juga mempererat persaudaraan, rasa menyama braya, dan semangat ngayah di tengah semeton Dadia Pangeran Tangkas Kori Agung. ama/ksm









