Ketua DPRD Badung Turun Langsung Dampingi Menteri LH Bersihkan Pantai Kedonganan

Bqdung, PancarPOS | Komitmen menjaga pesisir Bali dari ancaman sampah laut kembali ditegaskan. Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turun langsung mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dalam aksi Korvei atau bersih pantai bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di kawasan Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, Jumat (6/2/2025).
Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah laut yang setiap tahun mengancam citra pariwisata Bali. Turut hadir Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana serta Gubernur Bali I Wayan Koster, menandai bahwa persoalan kebersihan pantai bukan sekadar isu lokal, melainkan agenda strategis nasional.
Pantai Kedonganan yang berada di wilayah Kuta dikenal sebagai salah satu destinasi pesisir favorit wisatawan. Namun, saat musim angin barat, kawasan ini kerap menjadi titik akumulasi sampah kiriman dari laut lepas. Kondisi ini menuntut respons cepat, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Dalam aksi tersebut, jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, komunitas lingkungan, pelaku usaha pariwisata, hingga masyarakat setempat bahu-membahu memungut dan memilah sampah yang terbawa arus. Tidak hanya memungut, peserta juga melakukan edukasi langsung mengenai pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya.
Ketua DPRD Badung menegaskan bahwa lembaga legislatif mendukung penuh kebijakan eksekutif dalam penguatan regulasi dan penganggaran program kebersihan lingkungan. Menurutnya, menjaga pantai berarti menjaga wajah pariwisata Bali sekaligus melindungi ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup menekankan pentingnya pengelolaan sampah terpadu, mulai dari hulu hingga hilir. Ia mendorong pemerintah daerah memperkuat sistem pengurangan, pemilahan, dan daur ulang sampah agar tidak lagi bermuara ke laut.
Gubernur Bali juga mengingatkan bahwa kebersihan pantai harus menjadi gerakan bersama, bukan kegiatan seremonial. Penanganan sampah laut, tegasnya, harus dilakukan secara sistemik dengan melibatkan desa adat, komunitas, dan sektor pariwisata.
Melalui kegiatan Korvei ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga laut dan pantai adalah tanggung jawab bersama. Bali sebagai destinasi dunia tidak boleh kalah oleh persoalan sampah. Lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan adalah fondasi utama masa depan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Badung. mas/ama/*









