Hukum dan Kriminal

Ungkap Kematian Mahasiswi Asal Peru di Bali, Law Firm Dr. Togar Situmorang Minta Direktorat Narkoba Polda Bali Lebih Transparan


Denpasar, PancarPOS | Warga Negara Asing asal Peru meninggal Dunia, Kamis, 11 Agustus 2022 yang merupakan Tahanan Narkotika Polda Bali, dan merupakan Mahasisiwi yang sedang berlibur di Pulau Bali dan informasi kematian perempuan asal Peruana akibat kegagalan fungsi tubuh secara menyeluruh yang menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan gangguan terhadap fungsi hati dan saraf sampai keotak pasien dan ini sangat menggemparkan karena masih dalam tahanan hasil tangkapan belum diproses sebagai tahanan.

1th#ik-16/8/2022

Advokat dan Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang, SH., MH., MAP., CMED,CLA.,  mengatakan sempat dihubungi salah satu staff KBRI di Peru dan memberitahukan agar bisa dicek kondisi kejadian sesungguhnya. Namun karena belum ditunjuk Kuasa Hukum oleh Pihak Keluarga Korban belum bisa melakukan investigasi secara porposional.

“Atas peristiwa tersebut jelas sangat membuat aparat hukum hukum Direktorat Narkoba Polda Bali harus bisa menjelaskan secara transparan dan pasti pihak Divisi Propam wajib memeriksa sebab musabab tersebut agar tidak menimbulkan kontroversi baru karena ini menyangkut kematian Warga Negara Asing dalam tahanan Polda Bali dan Direktur Narkoba wajib bertanggung jawab kalo bisa Kapolda Bali agar lebih profesional bisa menonaktifkan sementara beliau,” ujar Advokat Kondang Dr. Togar Situmorang.

12th#ik-1/8/2022

Dr. Togar Situmorang memang melihat di Polda Bali khusus Direktorat Narkoba memang agak tertutup terutama untuk akses para Pengacara atau Advokat yang akan melakukan pendampingan atau penanganan kasus Narkotika karena ada dugaan sudah lama dikuasai oleh oknum tertentu yang diduga merupakan Makelar Kasus yang sengaja diciptakan harus melalui seorang laki laki tersebut yang sangat dipercaya oleh Direktorat Narkoba bila ingin proses hukum berjalan sesuai harapan dan saya pribadi pernah mengalamin kejadian sampai klien memutus kuasa hukum darinya.

“Tim Propam Mabes Polri wajib turun agar bisa secara terang benderang melihat peristiwa ini agar tidak menjadi catatan hitam terulang kembali setelah tahun 2016 Direktur Narkoba dicopot , karena saat ini kerja keras Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo berikut jajaran selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia sehingga wajib peristiwa kematian Warga Negara Peru tersebut bisa secara transparan dipertanggung jawabkan menjadi Terang seterang cahaya,” tutup Doktor Hukum Togar Situmorang yang memiliki kantor beralamat di Jl. Raya Banjar Gumecik Gg Melati No.8, By Pass Prof. IB Mantra, Ketewel (Bali) dan Jl. Pejaten Raya No.78, Rt 006/Rw 05, Kel. Pejaten Barat, Jakarta serta Jl. Terusan Jakarta No.181 Ruko Harmoni Kav.18,Antipani Bandung.

1bl#ik-21/7/2021

Sayangnya sampai berita ini diturunkan pihak Direktorat Narkoba Polda Bali belum bisa dikonfirmasi terkait tudingan tersebut. tim/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close