Ekonomi dan Bisnis

Gandeng Perusda Bali, KPN Karya Bina Sejahtera Unud “Promo Spesial Beras Bali Asli”

Denpasar, PancarPOS | Sesuai dengan Pergub Bali No.99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan Dan Industri Lokal Bali, KPN Karya Bina Sejahtera Universitas Udayana (Unud) menggandeng Perusahaan Daerah (Perusda) Bali untuk melakukan promosi beras lokal Bali. “Promo Spesial Beras Asli Bali” yang dimulai dari Selasa, 12 -14 Juli 2022 mulai pukul 08.00 – 16.00 WITA di Kampus Unud Jimbaran, Badung dan Kampus Unud Jalan PB Sudirman, Denpasar. Menawarkan dua brand beras lokal Bali ternama, yakni 25kg beras “Pis Bolong” seharga Rp260 ribu yang biasanya dijual Rp270 ribu dan 25kg beras “Joged Bali” seharga Rp255 ribu yang biasa dijual Rp267,5 ribu.

Manager KPN Karya Bina Sejahtera Universitas Udayana, I Wayan Suartana, saat menunjukan beras lokal Bali brand Pis Bolong dan Joged Bali. (foto: ist)

Manager KPN Karya Bina Sejahtera Universitas Udayana, I Wayan Suartana mengakui selama ini kerja sama dengan Unit Industri dan Perdagangan (Indag) Perusda Bali selalu distributor beras lokal Bali terbilang sangat baik. Alasannya karena selama ini diketahui, Perusda Bali menawarkan produk petani lokal unggulan dengan quick respon dan kualitas sangat terjamin, termasuk garansi produknya serta dengan harga yang bersaing. Untuk itulah, penyaluran beras dari Perusda sudah dimulai sejak sebelum wabah pandemi Covid-19 yang terbilang lancar, dan sudah mulai meningkat peminatnya. “Karena produk unggulan lokal ini untuk di lingkungan wilayah kerja Universitas Udayana, terutama para dosen dan karyawan serta masyarakat umum” beber di Denpasar, Senin (11/7/2022).

Bahkan, sosialisasi dan audensi makin gencar dilakukan ke masing-masing fakultas yang telah dimulai dari bulan Mei 2022, setelah ada instruksi pemerintah menuju masa normal. “Sejak kami sosialisasikan dari bulan Mei kemarin, anggota KPN UNUD sudah mulai mencoba. Bahkan sudah ada yang berlangganan beras produk lokal ini. Secara terpisah, Kepala Unit Indag Perusda Bali, David Setiawan didampingi Manager Pengadaaan Unit Indag Perusda Bali, Ida Ayu Laksmi mengakui telah lama menjalin kerja sama dengan KPN Karya Bina Sejahtera Unud. Salah satunya kali ini dengan melakukan promo beras lokal untuk kalangan Kampus Universitas Udayana dan masyarakat umum di Bali.

Kepala Unit Industri dan Perdagangan Perusda Bali, David Setiawan saat menunjukan salah satu brand beras lokal Bali. (foto: ist)

“Bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2022, kami bersama Karya Bina Sejahtera Unud melakukan Promo Beras Asli Bali dengan kualitas premium. Dua brand beras dari Perusda Bali, yakni Pis Bolong dan Joged Bali yang berasal dari beras produksi asli petani di Jembrana. Karena selama ini hanya dikenal beras produksi dari Tabanan,” papar David sapaan akrabnya. Dijelaskan brand beras lokal ini, bahkan sudah diterima untuk dipasarkan dan dikonsumsi oleh pihak hotel di Bali, terutama di wilayah ITDC Nusa Dua, Badung sejak April 2022 Lalu. Jadi hotel di kawasan ITDC Nusa Dua sudah mulai mengimplementasikan Pergub No.99 Tahun 2018 dengan menggunakan produk beras lokal Bali dari Perusda Bali,” paparnya.

Bahkan, kini sejumlah hotel satu per satu langsung memesan lebih banyak beras asli Bali itu, diantaranya, Hotel Merusaka, Sofitel, Amatra, Grand Whiz, Kempinski dan Hotel Taksi di Sanur, Denpasar. “Karena harga sangat bersaing dengan produk lainnya, namun dengan kualitas premium. Seperti produk dari brand Promo Beras Asii Bali bersama Unud kali ini. Jadi inilah uji coba promo kita pertama ke depan,” tegasnya, seraya menambahkan ke depan jika ada pihak lain atau kalangan yang ingin melakukan bakti sosial atau bazar amal dengan memberikan bantuan beras ke berbagaikan pihak, juga bisa disupport oleh Perusda Bali agar beras asli Bali ini bisa dinikmati masyarakat langsung.

1th#ik-2/6/2022

“Jika ingin bekerja sama dengan Perusda Bali bisa menghubungi kita dan bisa dibantu. Misalnya ingin mengambil beras lokal Bali dari kita, bisa kita bantu. Seperti OJK Inkindo Bali sudah rutin mengambil beras kepada kita. Karena sudah dirasakan sangat berbeda kualitas beras premium kita, dan itu bisa dilihat dari kadar airnya. Jadi kalau pesanan beras lokal dari hotel lumayan sekarang naik,” pungkas David. Sebelumnya, juga diketahui berbagai terobosan baru dilakukan oleh Perusda Bali untuk menyelamatkan produksi beras lokal Bali, agar tidak lagi dimainkan oleh para tengkulak nakal.

Karena itu, Perusda Bali sebagai distributor yang menyerap produksi beras lokal dari penyosohan yang ada di Bali yang kemudian dijual kembali ke perusahaan dan korporasi. Salah satunya, JNE Cabang Utama Bali yang sudah berjalan sekitar Maret 2021. Sekitar 600 karyawan JNE Cabang Utana Bali pada saat itu sudah memesan khusus beras lokal Bali sebanyak 3,138 ton per bulan. JNE sengaja bekerja sama untuk mengambil beras lokal langsung dari penyosohan di Bali lewat Perusda. ama/ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button