Politik dan Sosial Budaya

Buka Bimtek Perikanan Budidaya, Made Urip Gelontor Bantuan Alat Tangkap Senilai Rp285 Juta Lebih di Tabanan


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., terus menggenjot kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang kembali menyasar ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan budidaya di Tabanan. Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, membuka agenda Bimtek dan Sosialisasi Kebijakan Perikanan Budidaya di CS Bedha Resort, Desa Sudimara, Tabanan, pada Rabu (10/7/2024). Kunjungan kerja Made Urip yang ditugaskan sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan yang membidangi Koperasi dan UMKM itu, didampingi Anggota DPRD Provinsi Bali terpilih di Dapil Tabanan, Ni Made Usmantari, juga sempat menggelorkan bantuan alat tangkap, berupa 270 paket jaring ikan.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., saat membuka agenda Bimtek dan Sosialisasi Kebijakan Perikanan Budidaya di CS Bedha Resort, Desa Sudimara, Tabanan, pada Rabu (10/7/2024). (foto: ama)

Bantuan senilai total Rp285.775.050 yang dikawal dan diperjuangkan oleh Made Urip tersebut, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk 6 kelompok nelayan di Tabanan. Salah satu penerima bantuan, sekaligus peserta Bimtek yang juga Ketua KUB Sari Soka Segara, I Made Sukarba mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah datang membawa berbagai bantuan, salah satunya mesin dan alat tangkap, seperti jaring ikan yang sangat membantu usaha penangkapan ikan selama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak Made Urip yang sangat peduli kepada nelayan di Tabanan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kadis Perikanan Tabanan, Drs. I Gusti Ngurah Agung Suryana mengakui Made Urip berulang kali sudah hadir bertatap muka dan memberikan berbagai bantuan dan kegiatan Bimtek di Tabanan. Salah satunya sosialisasi untuk meningkatkan nilai mutu dan wawasan SDM usaha pembudidaya perikanan. Apalagi Made Urip juga kembali membawa oleh-oleh bantuan jaring untuk alat tangkap ikan. Oleh karena itu, pihaknya berhadap melalui berbagai bantuan dan agenda Bimtek yang dikawal langsung oleh Made Urip ini, bisa terus mendorong peningkatkan produktifitas perikanan di Tabanan di masa mendatang. “Kami harap Bimtek ini bisa memajukan sektor perikanan di Tabanan sesuai visi Tabanan Era Baru ke depan,” bebernya.

1th#ik-072.21/8/2023

Sementara itu, KKP yang diwakili Ir. Umi Windriani, MM., selaku Analis Akuakultur Ahli Utama sangat berterima kasih kepada Made Urip yang terus berjuang mengembangkan sektor perikanan di Provinsi Bali dan sudah banyak berkoordinasi untuk kemajuan perikanan budidaya, khususnya di Tabanan. Dikatakan kebijakan KKP untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan dengan tidak meninggalkan aspek lingkungan yang harus jadi nomor satu. Diharapkan pengelolaan perikananan budidaya tetap memperhatikan aspek budidaya, seperti dengan membentuk Kampung Budidaya ikan lele bisa dikembangkan sebagai komoditas unggulan. “Kami sangat berharap agar Kampung Budidaya ini, bisa menjadikan komoditas lele yang bernilai pasar ekspor, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Tabanan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Made Urip di sela-sela membuka agenda Bimtek menegaskan selama ini terus bekerja sama dengan KKP ini untuk meningkatkan wawasan para nelayan, khususnya para pelaku usaha perikanan budidaya. Sebagai wakil rakyat yang khusus mengurus sektor primer atau tentang perut rakyat ini, mengaku terus bermitra dengan KKP untuk mengangkat pengembangan kelautan dan perikanan. Apalagi masih banyak memiliki potensi ekonomi dari bentang laut yang luar biasa sebagai sumber daya kelautan dan perikanan yang harus bisa terus digarap dengan baik, termasuk perikanan budidaya di darat. Seperti di Tabanan dengan produk perikanan yang harus bisa digarap dengan baik, karena memiliki sumber air yang masih luar biasa. Di antaranya ikan lele yang kebutuhan pasarnya masih sangat baik dikembangkan, terutama untuk kegiatan lomba mancing setiap minggu di Tabanan.

1bl#ik-029.1/7/2024

Oleh karena itu, Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak di Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional itu, akan terus mengawal berbagai bantuan untuk perikanan budidaya, seperti program Bioflok budidaya ikan lele. Selain itu, sebelumnya juga ada program PUMP dan bantuan percepatan nalayan di pantai. Untuk itu, melalui Bimtek ini diharapkan bisa memajukan sub sektor perikanan di Tabanan, sebagai sektor unggulan untuk memperkuat kedaulatan dan ketahanan pangan. “Saya harap agar Bimtek ini bisa diikuti dengan baik dan tertib dari awal hingga berakhir. Saya harap harus disiplin semuanya,” pungkas M-U. ama/ksm

Baca Juga :


Back to top button