Ekonomi dan Bisnis

Jasindo Gandeng Media Lokal, Dorong Masyarakat Bali Sadar Pentingnya Asuransi untuk Lindungi Ekonomi dan Tradisi

Denpasar, PancarPOS | PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat dengan menggandeng insan media di Bali. Melalui kegiatan edukasi literasi asuransi yang digelar di Denpasar, Jasindo mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan finansial dan manajemen risiko di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut dihadiri jurnalis dari berbagai media lokal yang selama ini menjadi garda depan penyampai informasi kepada publik. Suasana diskusi berlangsung interaktif, di mana peserta tak hanya mendengarkan pemaparan dari Jasindo, tetapi juga aktif berbagi pandangan tentang bagaimana peran media dapat mengedukasi masyarakat terkait manfaat asuransi.

Representative Manager Jasindo Denpasar, Erwin Arys Sasongko, menegaskan bahwa edukasi literasi asuransi tidak bisa dilepaskan dari realitas kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya, asuransi harus dipahami bukan sebagai produk yang rumit dan jauh dari kebutuhan sehari-hari, melainkan sebagai instrumen perlindungan ekonomi yang menyatu dalam aktivitas masyarakat.

“Bali bukan hanya pusat pariwisata, tetapi juga pusat kehidupan ekonomi dan budaya. Dengan literasi asuransi, kami ingin masyarakat memahami bahwa proteksi bukanlah pilihan sekunder, melainkan kebutuhan utama untuk menjaga keberlanjutan usaha, keluarga, dan tradisi,” ujar Erwin.

Dalam forum tersebut, media lokal dipandang sebagai mitra strategis Jasindo. Keberadaan media dengan jangkauan yang luas dan kedekatan emosional dengan masyarakat Bali diyakini mampu memperkuat penyampaian pesan literasi keuangan, sehingga masyarakat semakin menyadari pentingnya proteksi melalui asuransi.

Diskusi juga menyoroti sektor pariwisata Bali yang menjadi tulang punggung perekonomian. Banyak pelaku usaha di sektor ini rentan terhadap risiko, mulai dari bencana alam, fluktuasi kunjungan wisatawan, hingga perubahan tren global. Dengan adanya pemahaman asuransi yang lebih baik, pelaku usaha dapat menjaga keberlangsungan bisnisnya tanpa harus terjebak dalam kerugian besar saat menghadapi kondisi tak terduga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional Jasindo yang sejalan dengan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Sebelumnya, Jasindo juga telah menggelar program serupa di berbagai daerah, mulai dari edukasi bagi mahasiswa, pelatihan bagi pelaku UMKM, hingga penguatan literasi di sektor pariwisata.

Melalui pendekatan berkesinambungan ini, Jasindo ingin membangun kesadaran kolektif bahwa asuransi bukan hanya produk finansial, melainkan pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga maupun komunitas. Di Bali, dengan karakter masyarakat yang kental memegang tradisi dan budaya, kesadaran akan perlindungan finansial diyakini mampu membantu menjaga keberlangsungan tidak hanya ekonomi, tetapi juga warisan budaya yang selama ini menjadi kekuatan Pulau Dewata.

Dengan menggandeng media sebagai mitra penyebar informasi, Jasindo berharap pesan tentang pentingnya asuransi dapat diterima lebih luas, membumi, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat Bali. ama/ksm

Back to top button