Bank BPD Bali Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan Online Menjelang Akhir Tahun

Denpasar, PancarPOS | Di era digital saat ini, kejahatan siber berupa penipuan phishing semakin marak, terutama menjelang akhir tahun. Modus penipuan ini sering mengatasnamakan hadiah atau mengirim tautan (link) yang mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi. Phishing adalah upaya penipuan untuk mendapatkan informasi sensitif, seperti nama, alamat, username, password, dan data finansial, dengan cara yang menipu.

Dalam situasi ini, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Ary Wijaya Guntur, mengimbau agar masyarakat, khususnya nasabah Bank BPD Bali, lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar melalui media sosial. Ia menegaskan pentingnya untuk tidak mudah percaya pada tawaran hadiah atau permintaan data pribadi yang datang dari sumber yang tidak jelas. Khususnya, jika diarahkan untuk mengisi formulir atau memberikan informasi melalui link yang diberikan oleh pihak yang tidak dikenal.
Lebih lanjut, Guntur menegaskan bahwa saat ini Bank BPD Bali tidak sedang menyelenggarakan “gebyar akhir tahun” ataupun program undian berhadiah lainnya. Nasabah diingatkan untuk memastikan bahwa informasi yang diterima berasal dari sumber resmi Bank BPD Bali, seperti website resmi www.bpdbali.co.id, akun media sosial terverifikasi (Instagram @bankbpdbali, Facebook PT Bank Pembangunan Daerah Bali, YouTube @bankbpdbali), email bpdbalicare@bpdbali.co.id, live chat di www.bpdbali.co.id, serta call center resmi di 1500 844.

“Jaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan Anda. Jangan pernah memberikan nomor rekening, kartu, PIN, user, password, OTP, atau informasi lainnya kepada pihak yang mengatasnamakan Bank BPD Bali. Bank BPD Bali tidak pernah meminta nasabah untuk mengikuti undian berhadiah,” tegasnya. tim/ama









