Politik dan Sosial Budaya

Jerink (SID) Jadi Duta Anti Narkoba Bali, Sudirta: Keputusan Baik Merubah Cara Kampanye


Denpasar, PancarPOS | Anggota Komisi III DPR RI Wayan Sudirta, SH., menyambut baik dipilihnya Jerinx sebagai duta anti narkoba oleh BNN. Tentu dengan harapan agar Jerinx secara aktif mensosialisasikan bahaya narkoba, pentingnya menjauhi narkoba dan pergaulan yang terindikasi sebagai “sarang” narkoba yang patut dilawan oleh masyarakat maupun BNN dan pemerintah. BNN perlu secara signifikan mencegah peredaran narkoba, melakukan edukasi dan menegakkan hukum secara tegas. Dan membuat indikator yang terukur agar beaya besar dari negara untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak sia-sia. Indikator ini penting agar jangan sampai dipilihnya tokoh tertentu sebagai duta narkoba tidak linier dan tidak berdampak untuk pencegahan narkoba. “Kita harap dengan bertambahnya anggaran negara untuk penanganan narkoba kemudian ada tokoh-tokoh masyarakat dipilih sebagai duta anti narkoba, maka jumlah penyalahgunaan dan terpidana narkoba menjadi semakin sedikit. Masyarakat minta agar korban narkoba menurun, terpidana narkoba di LP juga secara signifikan menurun sampai nanti benar benar bebas dari narkoba,” kata Anggota Badan Anggaran (Bangar) DPR RI tersebut, saat dihubungi, Jumat (5/10/2021).

1bl#ik-21/8/2021.

Secara filosofis, dijelaskan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini, tujuan negara adalah untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu keselamatan seluruh warga negara khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa harus menjadi acuan utama. Secara sosiologis, label generasi milenial yang disematkan kepada anak muda saat ini merupakan bentuk perubahan dan kemajuan jaman dan teknologi. Cara bersosialisasi mereka saat ini juga cenderung lebih bebas dan mandiri. Cara pandang dan cara hidup generasi milenial ini lebih suka melihat sosok idola atau panutuan yang memang dapat mengerti dan memahami kehidupan mereka. Generasi saat ini tidak menyukai cara-cara formal yang mereka nilai sangat kaku. “Untuk itu pengangkatan Jerink sebagai Duta Antinarkoba Provinsi Bali menurut saya merupakan keputusan yang baik. BNN Bali dapat dikatakan telah membuka diri dan pandangannya bahwa diperlukan terobosan untuk merubah cara-cara kampanye anti narkoba sebelumnya yang cenderung lebih kaku dan bersifat formal,” imbuh mantan Anggota DPD RI Perwakilan Bali dua periode itu.

1bl#ik-4/11/2021

Di samping itu, Jerink sebagai publik figur dinilai memiliki potensi yang cukup kuat untuk mensukseskan progam kampaye antinarkoba di Bali. Apalagi dari data yang ada Bali memiliki 15 ribu prevalensi penyalahgunaan narkoba. Apalagi 70% (tujuh puluh persen) dari mereka adalah yang masih berusia produktif yang berkisar antara 15 – 35 tahun. “Hal serupa juga sebelumnya telah lama dilakukan oleh BNN dimana Slank pada tahun 2014, sebagai salah satu grup band terkenal dan memiliki banyak penggemar dinobatkan menjadi duta antinarkoba oleh BNN,” tutup pengacara negara yang juga politisi senior asal Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Karangasem itu. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close