Ekonomi dan Bisnis

Pendidikan dan Usaha Gula Semut Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga


Solok, PancarPOS | Program Kampung Berseri Astra (KBA) di Tabek Talang Babungo, Solok, Sumatera Barat, kembali menjadi perbincangan setelah menunjukkan transformasi signifikan dalam penguatan pendidikan, ekonomi, dan pengelolaan lingkungan masyarakat. Melalui gotong royong yang terbangun sejak 2017, kampung ini berkembang menjadi model pemberdayaan yang berhasil menggerakkan potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Pendampingan Astra tidak hanya menghadirkan peralatan produksi dan pelatihan, tetapi juga memperkuat kapasitas usaha, edukasi lingkungan, hingga promosi UMKM agar mampu bersaing di pasar lebih luas. Melalui rangkaian pendampingan berkelanjutan, masyarakat dapat mengembangkan usaha tanpa kehilangan karakter asli kampung.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dari kemajuan tersebut. “Astra melihat bagaimana sebuah kolaborasi dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk tumbuh dengan kekuatan mereka sendiri. Setiap kampung memiliki karakter dan tradisi berbeda, dan dari situlah kami hadir untuk memperkuat kapasitas lokal, membuka peluang, serta menjaga agar manfaatnya berjalan berkelanjutan,” ungkapnya.

1th#ik-033.11/10/2025

Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo kini berkembang sebagai destinasi wisata edukasi. Dari yang semula hanya memiliki lima homestay, kawasan ini menjadi ruang hidup edukatif yang memadukan wisata alam, budaya, pertanian, hingga ruang belajar terbuka yang terus dimanfaatkan masyarakat dan pengunjung.

Kemajuan ekonomi lokal pun semakin kuat. Rumah Pintar bangunan menonjol yang dibangun secara gotong royong menjadi pusat kegiatan belajar anak-anak sekaligus tempat berkembangnya usaha produktif berbasis masyarakat. Dari ruang inilah berbagai kegiatan produktif bermunculan, seperti rumah produksi gula semut, rumah maggot, kolam ikan, bank sampah, hingga sistem pengelolaan limbah terpadu yang saling terhubung.

Usaha gula semut menjadi contoh lompatan paling mencolok. Jika sebelumnya hanya dikelola satu keluarga dengan kapasitas harian sekitar 5 kilogram, kini telah berkembang menjadi usaha bersama 20 keluarga dengan kapasitas mencapai 50 kilogram per hari. Produk gula semut Tabek Talang Babungo telah dipasarkan hingga Jakarta dan Batam, selain pasar Sumatera Barat.

1th#ik-006.16/02/2025

Yang menarik, seluruh limbah produksi ditangani dengan sistem ekologis terpadu. Limbah organik dialihkan ke rumah maggot sebagai pakan alami, sementara limbah anorganik dikelola melalui bank sampah kampung. Pendapatan usaha ini kemudian digunakan mendukung pendidikan dan layanan kesehatan keluarga kurang mampu, termasuk beasiswa bagi pemuda kampung yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga Jepang.

Tokoh penggerak kampung, Kasri Satra, menegaskan bahwa seluruh perkembangan ini lahir dari kekuatan kolektif. “Semua yang berkembang di kampung ini lahir dari kerja bersama. Bantuan peralatan, pendampingan, dan pelatihan dari Astra memperkuat apa yang sudah kami mulai. Warga jadi lebih percaya diri menjalankan usaha dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

Astra, salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, menaungi lebih dari 302 anak perusahaan, ventura bersama, serta entitas asosiasi dengan dukungan lebih dari 190.000 karyawan. Perusahaan ini memiliki rekam jejak kontribusi sosial melalui empat pilar utama kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan—dan didukung sembilan yayasan yang berfokus pada pembangunan masyarakat.

1bl#ik-007.7/2/2024

Melalui program Kampung Berseri Astra Tabek Talang Babungo, Astra dan masyarakat membuktikan bahwa pembangunan ekonomi inklusif dapat tumbuh harmonis bersama tradisi, pendidikan, dan lingkungan. Kampung ini kini menjadi contoh bagaimana kolaborasi yang konsisten mampu melahirkan kemandirian, peluang ekonomi baru, dan masa depan yang lebih berkelanjutan. uni/ama


Back to top button