Politik dan Sosial Budaya

Tak Ada Skenario Gelap, Sugawa Bantah Muntra Dizolomi Partai Golkar Bali


Denpasar, PancarPOS | Menyikapi adanya surat pengunduran diri dari Kader DPD II Golkar Badung, I Wayan Muntra, SH., langsung ditanggapi Ketua DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, SE., Rabu (2/6/2021). Melalui pesan WhatsApp, politisi ulung asal Buleleng itu, pada dasarnya membantah mantan Ketua DPD Partai Golkar Badung itu keluar dari partai berlambang pohon beringin ini akibat merasa “diusir” secara halus. Bahkan, sempat mencuat ada skenario gelap dibalik itu, sehingga posisinya digantikan Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati. Disamping itu, Partai Golkar Bali dikatakan tidak pernah menzolimi Muntra, hal tersebut dibuktikan dengan usai acara Musda Golkar beberapa waktu lalu, pihaknya langsung mengontak Muntra untuk dijadikan pengurus DPD Partai Golkar Bali dengan tandatangan fakta integritas yang terlampir. “Dengan adanya tandatangan fakta integritas tersebut, tidak benar Pak Muntra dizolimi dalam Musda Golkar Badung,” tegas Wakil Ketua DPRD Bali itu.

1bl#ik-5/3/2021

Sugawa melanjutkan, terkait pencalonan Pilkada Badung tahun 2020, sejak awal pihaknya mendukung penuh, bahkan sampai dipertemukan dua kali dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Nusa Dua, Badung. Tetapi, ketika rekomendasi DPP Partai Golkar keluar bukan atas nama I Wayan Muntra, SH., (Diatmika-Muntra) sejatinya sudah sesuai Juklak tersebut bukanlah di luar kewenangan DPD Partai Golkar Bali. “Pasca keluarnya rekomendasi, saya hubungi Pak Muntra dengan harapan bisa aktif di pengurus, tapi tidak direspon. Alasan sibuk di desa,” bebernya.

1th-ksm#5/2/2021

Tidak hanya itu saja, pada 10 Maret 2021, pihaknya dapat mengirim surat untuk meminta kesediaan Muntra kembali aktif sebagai pengurus, tetapi suratnya tidak direspon sampai sekarang, dan surat tersebut terlampir. Selain itu juga pihaknya menilai Muntra tidak aktif menjadi menjadi Ketua Bakumham, padahal pada waktu itu banyak aduan masyarakat ke Golkar Bali. “Sehingga kami putuskan untuk mengganti Muntra sebagai Ketua Bakumham,” ungkapnya seraya menambahkan terkait surat pengunduran ini, pihaknya sangat menghargai dan berharap nilai-nilai persahabatan dan kader Golkar tetap terjaga.

1bl-bn#7/1/2020

Kabar mengejut dari internal Partai Golkar di Bali, karena mantan Ketua DPD II Golkar Badung, I Wayan Muntra akhirnya mengibarkan bendera putih. Tiga kali disakiti induk partainya, politisi muda kelahiran Sawangan, Desa Adat Peminge, Kuta Selatan, Badung, 23 November 1971 itu masih bisa bertahan. Bahkan bersedia menjalankan amanat sebagai Ketua Badan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakum HAM) DPD I Golkar Bali. Namun, cobaan keempat kali ini membuatnya memutuskan untung hengkang dari partai berlambang pohon beringin itu. Nasib Muntra begitu tragis bahkan skenario gelap internal partai memaksanya digusur dari jabatannya dan digantikan Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati yang sebelumnya menduduki posisi Wakil Sekretaris Bidang Hukum DPD I Golkar Bali. Sri Wigunawati dikukuhkan oleh Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry sebagai Ketua Bakum HAM DPD I Golkar Bali di sela-sela acara Temu Kader dengan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto di Hotel Merusaka, Kawasan ITDC Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Minggu (30/5/2021) sore.

1bl#ik-29/5/2021

“4-0 untuk Golkar Bali. Dalam karier politiknya bersama Golkar, total 4 kali Muntra didzolimi. 4 kali disakiti induk partainya sendiri, Partai Golkar. Pertama, di Plt-kan sebagai Ketua DPD Golkar Badung; Kedua, digagalkan menjadi calon dalam Musda Golkar Badung; Ketiga, digagalkan menjadi Calon Wakil Bupati Badung oleh Partai Golkar; Keempat, digusur sebagai Ketua Bakum HAM DPD I Golkar Bali. Saya sendiri sebenarnya sudah menebak dan cukup paham isi hati Pak Muntra. Terutama terkait isi pemberitaan kemarin yang menegaskan Beliau sudah diganti sebagai Ketua Bakum HAM Golkar Bali. Tidak ada koodirnasi sebelumnya. Kesimpulkannya, Bapak Muntra merasa diusir secara halus,” beber mantan Ketua Sentra Organisasi Karyawan Swadiri (SOKSI) Kabupaten Badung, Wayan Sumantra Karang yang diberi mandat khusus membawa surat pengunduran diri Muntra ke Sekretariat DPD 1 Golkar Bali, Rabu (2/6/2021) siang. tra/ama

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close