Politik dan Sosial Budaya

Bantuan Tidak Turun dari Langit, Made Urip Kembali Guyur Bantuan Bibit Sapi Betina Produktif Kelompok Nandini Jaya


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali mengguyur bantuan sapi betina produktif untuk Kelompok Ternak Nandini Jaya di Banjar Cau, Desa Tua, Marga, Tabanan, Sabtu (9/10/2021). Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, didampingi Anggota DPRD Tabanan I Gede Oka Winaya, SE., untuk menyerahkan secara simbolis bantuan 20 ekor bibit Sapi Bali tersebut. Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, juga sempat berdialog dan bertatap muka dengan para kelompok ternak, sekaligus meninjau dan memonitoring bantuan ke kandang sapi ini, bersama Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar drh. I Wayan Masa Tenaya, M.Phil., Ph.D., beserta Kadis Pertanian Tabanan, Ir. I Nyoman Budana, MM., serta Kades Desa Tua, I Wayan Budiarta Putra dan undangan lainnya. Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Ternak Nandini Jaya I Ketut Tantrayana menyambut langsung kedatangan Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, seraya mengucapkan terimakasih kapada Made Urip atas motivasi bantuan yang difasilitasi, sehingga mendapatkan 20 ekor bibit sapi betina produktif dengan kondisi yang sangat baik. “Ke depannya kami juga akan meminta dukungan dan petunjuk lainnya, agar bisa mensejahterakan anggota kelompok dan umumnya untuk masyarakat Desa Cau,” tutupnya.

1bl#ik-21/8/2021.

Menyambung aspirasi warga, Kades Desa Tua, Wayan Budiarta Putra menegaskan Made Urip selama ini selalu berbuat untuk masyarakat, termasuk di Desa Tua. Bantuan bibit sapi betina produktif ini, hanya sebagai salah satu bantuan yang dikucurkan untuk Kelompok Nandini Jaya. Untuk itu, pihaknya juga berterimakasih kepada Made Urip yang selalu menyokong dan membantu kegiatan desa secara optimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Semoga ke depan terus ada kelompok seperti ini di Desa Tua untuk mensejahterakan masyarakat ke depannya. Mohon bantuan Pak Urip ini dijaga dan terus dikembangkan,” tandas pengusaha pabrik batako itu. Di sela-sela penyarahan bantuan tersebut, I Gede Oka Winaya yang juga Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Marga juga mengucapkan terimakasih kepada Made Urip yang memperjuangkan dan mengawal, sekaligus merealisasikan bantuan bibit sapi ini. Diharapkan ke depannya Kelompok Nandini Jaya, agar terus dikawal dan diberikan bantuan lainnya. “Ini bantuan harus riil dan harus digunakan dengan baik, karena kita punya Bapak Wakil Rakyat di pusat yang bisa memperjuangkan bantuan ke depannya, seperti bantuan bibit sapi yang sangat luar biasa ini,” beber distirbutor bahan bakar minyak (BBM) non subsidi itu bersemangat.

1bl#il-10/9/2021

Di sisi lain, Kadis Pertanian Tabanan, Nyoman Budana mengakui ikut bersama-sama menyaksikan bantuan yang diperjuangkan Made Urip. Bantuan tersebut berdasarkan usulan dan sudah sesuai proses termasuk empat kelompok ternak yang difasilitasi Made Urip. “Karena untuk mendapat bantuan ini sangat berat dan ada proses, serta harus ada perjuangan. Tapi ada Pak Made Urip yang telah memfasilitasi bantuan di seluruh Bali yang sangat luar biasa. Tidak saja bibit sapi ini, tapi juga bantuan lainnya, karena sangat banyak sekali bantuannya tidak saja di Tabanan, namun di seluruh Bali. Artinya sangat luar biasa perjuangkan Pak Made Urip, sehingga kami berharap agar kelompok ini bisa tetap ajeg,” paparnya. Di kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Veteliner Denpasar, Wayan Masa Tenaya juga ikut datang menyaksikan penyerahan bantuan bibit sapi tersebut, sekaligus menjelaskan sudah sejak lama mendengar sosok dan kiprah Made Urip yang selalu turun membantu para petani dan kelompok ternak di Bali, khususnya di Tabanan. Pihaknya menyadari bantuan ini sangat luar biasa dan semuanya sudah diseleksi untuk bibit sapi yang diberikan. “Mudah-mudah ke depan tidak saja ternak, tapi bantuan lainnya karena kita mempunyai wakil rakyat di pusat. Apalagi peluang pengembangan Sapi Bali ini sangat luar biasa. Ini peluang yang sangat bagus di Bali, meskipun bantuannya baru 20 ekor, namun bisa dikembangkan dengan lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

1bl#ik-21/7/2021

Saat bertatap muka, Made Urip menegaskan bantuan ternak ini sudah melalui seleksi yang ketat dan tidak turun dari langit, karena ada proses yang harus dilalui. Karena itu, bantuan ini harus dirawat dengan baik, agar dari 20 ekor harus bisa bertambah ke depannya. “Di depan mata kita ternak ini akan berkembang, jika dipelihara dengan baik. Karena ini uang negara harus dipetanggungjawabkan. Ini kan untuk ida dane (kelompok ternak, red) semuanya. Saya hanya memfasilitasi, sehingga harus betul-betul dipelihara, agar kelompok ternak bisa makin maju,” tegas politisi kelahiran Desa Tua, Marga Tabanan ini, sekaligus meminta agar aset kemurnian flasma nutfah sapi Bali harus dilestarikan dan dipertahankan, karena menjadi kewajiban bersama untuk menjaga kemurnian Sapi Bali. “Mari kita perbanyak, agar bisa menjaga kemurnian Sapi Bali. Kita harus bersyukur bisa mengembangkan ternak Sapi Bali di masa pandemi yang menghantam ekonomi Bali yang semakin lesu. Untungnya kita juga masih ada warisan Subak Abian dan Subak Basah yang tetap bisa mengawal ketahanan pangan di Bali,” katanya dengan berharap open border pariwisata Bali agar bisa berjalan yang rencananya pada 14 Oktober 2021. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button