Ekonomi dan Bisnis

Perusda Bali Boyong UMKM Lokal Naik Kelas Masuk Pasar Retail Modern


Denpasar, PancarPOS | Kini para pelaku UMKM lokal Bali bisa bernafas lega setelah produknya bisa diterima di pasar retail modern. Hal itu juga berkat perjuangan Gubernur Bali Wayan Koster yang selalu berpihak kepada masyarakat di bawah, termasuk para pelaku usaha lokal Bali dengan menerbitkan Pergub No.99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, sehingga produk lokal Bali wajib dipasarkan di toko modern seperti swalayan, hotel, restoran dan catering untuk menyerap produk lokal Bali. Upaya tersebut ternyata terus berbuah manis, salah satunya melalui penandatanganan kerjasama atau MoU antara Perusahaan Daerah (Perusda) Bali dengan Hypermart Bali, sekaligus menggelar Bali Kui 2.0 Fair yang khusus memajang Bali Genuine Product untuk UMKM Bali naik kelas di Hypermart Mall Bali Galeria, Simpang Dewa Ruci, Denpasar, Minggu (1/11/2020).

1bl#bn-26/10/2020

Pada kesempatan itu, Direktur Operasional Perusda Bali, Agung Dwi Astika menegaskan upgrading produk pangan Bali asli ini, bertujuan agar bisa memboyong UMKM lokal bisa masuk pasar retail modern untuk menggenjot implementasi Pergub Bali No.99 tahun 2018. Untuk itulah, dilaksanakan Bali Kui 2.0 Fair selama empat hari berkat dukungan kerjasama Perusda Bali dan Hypermart bersama sejumlah sponsor. “Produk UMKM Bali tidak kalah dan terbukti bisa masuk pasar modern. Ini juga amanat Pergub 99, sehingga Perusda berusaha upgrading produk lokal agar bisa masuk pasar modern,” papar Dwi Astika, seraya menyebutkan Bali Kui 2.0 Fair ini, diikuti 50 peserta dengan 50 produk lokal yang akan diteruskan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Bali. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Hypermart bersama sponaor dan teman-teman yang bekerja selama ini,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, drh. I Wayan Mardiana, MM., berharap agar kerjasama ini bisa terus berkelanjut yang diwadahi Perusda Bali, khususnya di saat pandemi Covid-19. Pihaknya juga mengapresiasi para UMKM yang tetap semangat dan optimis menjalankan usahanya. “Jangan sampai berputus asa, karena pemerintah tetap hadir membantu yang terkena dampak ekonomi di semua sektor akibat pandemi Covid-19. Salah satunya, agar produk UMKM lokal bisa naik kelas,” bebernya. Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Bali akan membangun rumah besar dengan membuat marketplace setara Tokopedia, atau Shoppe, sehingga pemerintah bisa langsung memfasilitasi pemasaran secara online. “Saat ini kami sedang bekerjasama membangun marketplace dengan Dinas Kominfos Bali. Kita data sekarang, karena masih banyak yang belum terdata sebagai produk unggulan di 9 kabupaten/kota. Kami juga akan memberikan bantuan pinjamam bagi koperasi dan UMKM diberikan modal kerja,” jelas mantan Kadis Peternakan Provinsi Bali itu.

1th#ik-11/10/2020

Dirut Perusda Bali, Nyoman Kami Artana, ST., M.Si., menambahkan, kerjasama seperti ini belum pernah dilaksanakan dan yang pertama kalinya sebagai rangkaian Temu UMKM di Kantor Gubernur Bali untuk menggenjot pelaksanaan Pergun No.99 tahun 2018. “Bali ada produk bagus dan berkualitas yang didorong masuk pasar modern,” katanya sekaligus mengakui produk lokal Bali ini sudah layak jual dengan kemasan bagus dan harga bersaing yang telah diupgrade oleh Perusda Bali. “Kita berharap pelaku UMKM bisa bangkit dan bersaing masuk pasar retail modern, apalagi saat masa pandemi ini, justru banyak terus bermunculan,” tambahnya. Selain bisa menjual ke pasar modern, Perusda Bali juga akan terus melakukan branding dan pemasaran secara online serta program lainnya ke depan, agar UMKM lokal tidak kalah bersaing dengan produk luar lainnya. “Kerjasama program seperti ini akan dilaksanakan berkala ke depan. Kita harap bukan hanya di Bali, tapi di Hypermart di luar Bali, agar bisa masuk produk-produk lokal Bali. Rencananya pasar modern lainnya juga akan disasar,” tandasnya.

Sementara itu, General Manager Hypermart Bali, Ketut Antariksa BW mengambut baik kerjasama dengan Perusda Bali, agar bisa membantu mewujudkan amanat Pergub No.99 tahun 2018. Hypermat Bali juga akan membantu para UMKM Bali untuk memasarkan produknya. “Kita juga terpanggil, karena tidak hanya mencari profit, tapi juga memberi benefit bagi UMKM lokal Bali,” tegasnya. Selain itu, produk lokal Bali juga sudah banyak yang masuk Hypermart untuk bergabung. “Kami juga berharap pemerintah memberi insentif, agar semua bisa bergerak. Karena kita hanya bergantung ASN yang memiliki penghasilan tetap. Sementara yang bergantung di sektor pariwisata kondisinya tidak mudah,” pungkasnya sembari mengungkapkan secara bertahap produk lokal Bali akan masuk Hypermart, karena harus memenuhi sejumlah persyaratan agar produknya tidak dikembalikan. ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button