Gubernur Koster Rayakan Tumpek Krulut Bersama Ribuan Warga, Art Centre Bergemuruh oleh Lagu-Lagu Bali

Denpasar, PancarPOS | Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Bali memadati Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali (Art Centre) Denpasar, Sabtu (1/8/2026), untuk mengikuti perayaan Rahina Tumpek Krulut atau Rahina Tresna Asih (Hari Kasih Sayang) Dresta Bali yang digelar Pemerintah Provinsi Bali.
Sejak sore hingga malam hari, suasana kawasan Art Centre dipenuhi antusiasme masyarakat yang menikmati konser musik Bali secara gratis. Para penonton tampak bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu yang dibawakan sejumlah musisi dan grup musik papan atas Bali.
Pemerintah Provinsi Bali menghadirkan sederet penyanyi dan grup musik yang memiliki basis penggemar besar, seperti Bagus Wirata, Lolot Band, Joni Agung, Leeyonk Sinatra, Yong Sagita, Bintang Band, Bayu KW, Lebri Partami, Putri Bulan, hingga Gus Veron.
Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung menyapa masyarakat yang memadati arena konser. Ia mengatakan hiburan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah merayakan Rahina Tumpek Krulut sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya Bali kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Malam ini kita menikmati hiburan oleh para seniman dan pemain musik kita di Bali,” ujar Gubernur Koster.
Menurutnya, Rahina Tumpek Krulut bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai kasih sayang yang diwariskan leluhur Bali.
“Masyarakat Bali harus tahu apa itu Tumpek Krulut dan juga nilai-nilai kearifan lokal lainnya supaya generasi penerus memahami dan menghayati warisan kearifan lokal leluhur Bali,” katanya.
Koster menjelaskan, dalam tradisi Bali, Krulut dimaknai sebagai kelembutan hati, kasih sayang, serta semangat membangun kehidupan yang harmonis. Nilai tersebut tetap relevan di tengah perkembangan zaman dan perlu terus diwariskan kepada generasi muda.
Ia juga menegaskan seni memiliki posisi penting dalam budaya Bali. Seni bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter yang mampu memperhalus budi pekerti sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Perayaan Rahina Tumpek Krulut tahun ini juga menjadi ruang apresiasi bagi seniman Bali untuk tampil di hadapan masyarakat, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah. mas/ama/*









