DPRD Badung Dorong Penguatan Antisipasi Keributan Melibatkan Pendatang

Badung, PancarPOS | Kasus keributan yang melibatkan warga pendatang kembali mencuat di wilayah Kabupaten Badung. Salah satunya insiden perkelahian di Jimbaran yang sempat menyita perhatian publik. Melihat situasi tersebut, DPRD Badung menilai perlu adanya langkah antisipatif yang lebih kuat, termasuk wacana mengaktifkan kembali Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem) bagi warga pendatang.
Anggota Komisi I DPRD Badung, I Made Tomy Martana Putra mengungkapkan bahwa dirinya turut hadir mendampingi masyarakat Jimbaran saat menggelar aksi damai di Polsek Kuta Selatan. Ia menjelaskan, aksi itu muncul secara spontan lantaran warga meminta dua orang lokal yang sempat ditahan agar segera dibebaskan. Beruntung, kasus yang melibatkan warga lokal dan pendatang tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara damai.
Tomy menyampaikan apresiasinya kepada Kapolresta Denpasar yang langsung turun mendengarkan aspirasi masyarakat Jimbaran. Ia menyatakan, meskipun berasal dari Desa Pecatu, dirinya merasa terpanggil untuk hadir karena persoalan serupa kerap terjadi di kawasan pariwisata. Menurutnya, insiden yang dipicu oknum pendatang dapat menurunkan rasa aman dan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata Badung.
Ia menegaskan bahwa Bali dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tinggi dan keberagaman yang terjaga. Namun, kasus keributan seperti ini tidak boleh terus berulang. “Saya khawatir kalau terus begini, wisatawan bisa takut datang ke Bali maupun ke Badung,” ujarnya pada Selasa (2/12/2025).
DPRD Badung berharap dengan evaluasi menyeluruh, termasuk wacana pengaktifan kembali Kipem, penanganan terhadap dinamika sosial di kawasan pariwisata dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, demi menjamin rasa aman masyarakat serta menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia. mas/ama/*









