Politik dan Sosial Budaya

Anggota DPRD Lain Masih Tidur? Ngurah Aryawan Apresiasi Gerak Cepat Dinas PUPR Atasi Ancaman Banjir di Gunung Sari, Ultimatum OPD Lain Lebih Responsif


Denpasar, PancarPOS | Anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, mengapresiasi respons cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar dalam menangani keluhan warga Banjar Gunung Sari, Desa Padangsambian Kaja. Hanya dalam waktu sehari setelah menerima laporan, jajaran Dinas PUPR Kota Denpasar langsung turun ke lokasi untuk melakukan tindakan konkret guna mengatasi masalah ancaman banjir yang sudah lama dikeluhkan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Dinas PUPR Kota Denpasar yang tidak hanya mendengar, tetapi juga langsung bertindak. Ini yang diharapkan masyarakat, bukan sekadar teori atau janji, tetapi aksi nyata di lapangan,” ujar Ngurah Aryawan di titik rawan banjir kawasan Tukad Buana, pada Sabtu pagi (22/3/2025).

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dhananjaya Suarka saat turun langsung ke Tukad Buana, pada Sabtu (22/3/2025). (foto: ama)

Menurutnya, apa yang dilakukan Dinas PUPR seharusnya menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Ia mengultimatum OPD lain, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus bersifat proaktif, bukan hanya muncul ketika permasalahan sudah parah dan viral di media sosial.

“Jangan sampai masyarakat harus berteriak-teriak dulu baru mendapat perhatian. Semua OPD harus seperti ini, responsif dan sigap, sehingga keluhan warga bisa segera ditindaklanjuti sebelum masalahnya semakin besar,” tambahnya.

Kehadiran Ngurah Aryawan dan jajaran Dinas PUPR di lokasi banjir membuat warga Gunung Sari terkejut. Mereka mengaku selama ini tidak pernah melihat anggota DPRD turun langsung untuk menangani permasalahan di lingkungan mereka.

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, langsung turun tangan meninjau pinggiran sungai atau Tukad Buana di Banjar Gunung Sari. (foto: ama)

“Tumben ada anggota dewan yang benar-benar turun. Sebelumnya, DPRD hanya diam saja, tidur dan terima gaji. Baru kalau mau pemilu, mereka datang cari suara,” ujar Ketut Brata, warga yang terdampak banjir. Hal senada disampaikan I Wayan Ana, yang merasa bahwa Ngurah Aryawan adalah sosok yang berbeda dari anggota dewan sebelumnya.

“Pak Ngurah ini setelah terpilih tidak pernah menghilang. Dia turun langsung, bertanya ke warga, dan benar-benar membantu mencari solusi. Tidak cuma janji, tapi kerja nyata,” katanya. Warga yang tinggal di pinggiran sungai, Sedana Putra, mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, mereka selalu waspada setiap musim hujan karena takut banjir besar akan merendam rumah mereka.

“Saya takut sekali kalau hujan deras di malam hari. Air sungai pasti meluap, masuk ke dalam rumah, bahkan pernah melebihi tinggi tembok. Kami sudah capek berharap, tapi baru kali ini ada yang benar-benar peduli,” ungkapnya.

Merespons keluhan warga, Dinas PUPR Kota Denpasar langsung mengerahkan “pasukan biru” untuk membersihkan aliran Tukad Buana yang tersumbat oleh bambu dan material lainnya. Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dhananjaya Suarka, memimpin langsung aksi pembersihan tersebut.

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, langsung turun tangan meninjau pinggiran sungai atau Tukad Buana di Banjar Gunung Sari. (foto: ama)

“Masalah utama di sebelah barat Tukad Buana ini adalah penyempitan aliran, pencemaran, pendangkalan, serta kerusakan saluran. Beberapa titik bahkan sudah mengalami longsor. Jika dibiarkan, rumah-rumah warga bisa ambrol ke sungai,” ujar Gandhi.Selain pembersihan, Dinas PUPR juga merencanakan beberapa langkah lanjutan, seperti penyenderan sekitar tiga titik rawan longsor, normalisasi atau pendalaman aliran Tukad Buana, penurunan alat berat untuk mempercepat pengerjaan, perbaikan struktur saluran air yang rusak.

Gandhi juga mengajak warga setempat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan sungai agar masalah banjir tidak berulang. “Gotong royong dan kepedulian warga sangat penting. Kami bisa menangani, tetapi jika masyarakat tetap membuang sampah sembarangan, persoalan ini akan terus terjadi,” tegasnya.

Aksi cepat Ngurah Aryawan dan Dinas PUPR ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra. Ngurah Aryawan menegaskan bahwa Partai Gerindra berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata atas permasalahan yang ada.

“Bagi kami di Gerindra, tidak ada kata lelah atau menyerah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Ini sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Presiden RI Prabowo Subianto, serta Ketua DPD Partai Gerindra Bali, I Made Mulyawan Arya alias De Gadjah. Kami tidak ingin hanya muncul saat pemilu, tapi benar-benar bekerja untuk masyarakat setiap saat,” tegasnya.

Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, Ketut Ngurah Aryawan, langsung turun tangan meninjau pinggiran sungai atau Tukad Buana di Banjar Gunung Sari. (foto: ama)

Warga pemilik lahan bambu di pinggiran sungai, I Wayan Darna, juga menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat yang dilakukan oleh Ngurah Aryawan dan Dinas PUPR. “Saya sangat berterima kasih. Mudah-mudahan ke depan aliran sungai bisa lebih baik, dan kami tidak perlu khawatir setiap hujan deras datang,” harapnya.

Dengan adanya sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan permasalahan banjir di wilayah Gunung Sari dapat tertangani secara berkelanjutan, sehingga warga tidak lagi hidup dalam ketakutan setiap musim hujan. ama/ksm


Back to top button