Gianyar, PancarPOS | Meskipun sempat ditunda pelaksanaan Munas VIII Kadin di Bali pada 2-4 Juni 2021, namun calon Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie bersama gerbong pengurus Kadin se-Indonesia memilih tetap berkunjung ke Bali. Kedatangan mereka menjadi misi yang tulus sebagai momentum pemulihan ekonomi pariwisata Bali yang kini berada diambang titik nadirnya. Bahkan, kehadiran memang sangat diharapkan, apalagi tepat menjelang liburan pertengahan tahun, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik untuk kembali datang ke Bali.

Di sisi lain, Pemprov Bali bersama Pemkab dan Pemkot se-Bali, jugabtelah berhasil melaksanakan vaksinasi massal yang sudah memembus angka di atas 40 persen, dan berikutnya dapat segera dikejar,sehingga mencapai 70 persen dalam membentuk herd immunity. “Hal yang mengembirakan lagi, ketika masyarakat Bali rata – rata 40 hingga 50 persen sudah mengikuti prokes penggunaan masker,” kata Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali I Made Ariandi disela – sela kunjungan Caketum Kadin Anindya Novyan Bakrie di Gianyar, Kamis (3/6/2021).

Untuk itu, dikatakan andai Munas VIII Kadin terap di Bali, maka dapat menjadi pilihan wisatawan domestik, selanjutnya siap menerima wisatawan asing melalui kerjasama travel bubble. Dengan demikian, acara itu dan kedatangan wisatawan domestik ke Bali mampu menumbuhkan kepercayaan dunia, supaya tetap menjadi pilihan destinasi liburan maupun kegiatan MICE. Maka dari itu, pihaknya tetap mengharapkan Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia ke-8 (Munas Kadin VIII) bisa diselenggarakan di Bali yang mundur ke tanggal 30 Juni 2021 dari 2-4 Juni 2021.

“Bali sebaiknya jadi prioritas karena efek pandemik Covid -19 paling berdampak, akibat masyarakat sebagian besar mengandalkan sektor pariwisata,” ujarnya. Ajang itu dapat membantu pelaku usaha pariwisata maupun industri kreatif karena akan mendatangkan ribuan peserta yang membutuhkan ribuan kamar hotel pula. “Bali sangat siap menjadi tuan rumah Munas Kadin VIII, karena sudah biasa menjadi tuan rumah MICE kelas internasional,” ungkapnya. Dimana keberhasilan dari Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) – World Bank 2018 di Nusa Dua Bali yang mendatangkan puluhan ribu peserta.

Belum lagi, suksesnya sebagai tuan rumah berbagai forum maupun pertemuan taraf internasional lainnya. aya/ama






