Politik dan Sosial Budaya

Bahas Renja September, Seluruh Komisi DPRD Tabanan Gelar Rapat Internal Bersama Tim Ahli


Tabanan, PancarPOS | Seluruh komisi di DPRD Tabanan mulai mematangkan rencana kerja dan program kegiatan untuk September 2026. Pembahasan dilakukan melalui rapat internal masing-masing komisi bersama tim ahli secara serentak pada Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut digelar menindaklanjuti arahan Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, agar setiap komisi menyusun agenda kerja selama satu bulan ke depan sesuai dengan bidang tugas dan fungsi masing-masing.

“Masing-masing komisi agar melaksanakan rapat internal dengan tim ahli untuk menyusun dan membahas rencana kerja dan program kegiatan untuk satu bulan ke depan,” ujar Arnawa.

Menurutnya, pembahasan renja penting dilakukan agar pelaksanaan fungsi DPRD, khususnya pengawasan, dapat berjalan lebih terarah. Setiap komisi memiliki fokus berbeda sesuai dengan mitra kerja dan bidang yang menjadi tanggung jawabnya.

Komisi I, misalnya, yang membidangi hukum, perundang-undangan, pemerintahan, birokrasi, serta aparatur, menempatkan persiapan pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) serentak sebagai salah satu agenda perhatian.

Pembahasan Komisi I mencakup kesiapan dari sisi regulasi serta evaluasi terhadap hasil pengawasan yang telah dilakukan komisi pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra kerjanya.

“Persiapan pelaksanaan pilkel serentak dari sisi regulasi, evaluasi atas hasil pengawasan komisi pada masing-masing OPD yang menjadi mitra kerja Komisi I,” kata Arnawa.

Sementara itu, Komisi II yang menangani bidang perekonomian akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Agenda tersebut diarahkan untuk melihat sejauh mana program pemerintah daerah di sektor koperasi dan UMKM berjalan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berbeda dengan Komisi II, Komisi III akan memusatkan perhatian pada penerimaan pajak dan retribusi daerah. Pengawasan terutama diarahkan terhadap sektor yang memiliki kontribusi cukup besar, termasuk vila dan restoran.

Evaluasi diperlukan untuk melihat perkembangan penerimaan sekaligus memastikan potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara optimal.

Sedangkan Komisi IV akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan.

Rapat internal seluruh komisi bersama tim ahli ini menjadi langkah awal DPRD Tabanan dalam menyusun agenda kerja September. Dengan pembagian fokus tersebut, masing-masing komisi diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi secara lebih terukur terhadap program pemerintah daerah. mas/ama/*


Back to top button