Nasional

Bawa Misi Lingkungan, Gubernur Koster Lepas 352 Kontingen Pramuka Bali ke Jambore Nasional XII


Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Bali secara resmi melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Jakarta. Sebanyak 352 peserta diberangkatkan dengan membawa misi memperkenalkan budaya Bali sekaligus mengampanyekan pengelolaan sampah berbasis sumber dan pengurangan penggunaan plastik selama mengikuti pertemuan akbar Pramuka tingkat nasional tersebut.

Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026), ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera oleh Gubernur Koster kepada pimpinan kontingen sebagai simbol kesiapan mengikuti Jambore Nasional XII.

Dalam arahannya, Gubernur Koster mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan para anggota Pramuka yang akan mewakili Bali di tingkat nasional. Ia bahkan mengenang masa mudanya saat masih aktif mengikuti kegiatan kepramukaan yang dinilainya memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurut Gubernur, Gerakan Pramuka merupakan wadah yang efektif untuk membangun disiplin, jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap bangsa dan daerah.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kepramukaan sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan identitas budaya yang kuat.

“Kalau kemampuan kognitif dan profesionalnya itu nomor dua. Yang pertama harus baik dan beradab,” tegas Gubernur Koster.

Menurutnya, kecerdasan tanpa karakter tidak akan mampu melahirkan generasi yang berkualitas. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan Bali.

Gubernur asal Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, itu juga menyinggung karakter masyarakat Bali yang selama ini dikenal santun, ramah, dan berbudaya. Meskipun jumlah penduduk Bali relatif kecil dibandingkan daerah lain, kualitas sumber daya manusianya mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Jumlah kita sedikit, tapi karakter itulah yang menjadi keunggulan SDM kita sehingga banyak yang jago dan mampu berkiprah di kancah nasional,” ujarnya.

Ia berharap seluruh anggota Kontingen Pramuka Bali mampu menunjukkan jati diri sebagai generasi Bali yang disiplin, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional.

Menjelang keberangkatan, Gubernur Koster juga mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan, membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, serta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang belajar dan mengembangkan kemampuan.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Sebab kegiatan ini akan membangun semangat kompetisi, Nak Bali harus jengah dan tunjukkan yang terbaik,” pesannya.

Selain membawa semangat kompetisi, Kontingen Pramuka Bali juga mengemban misi khusus di bidang pelestarian lingkungan. Selama berada di arena Jambore Nasional, seluruh peserta akan menerapkan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dengan memilah sampah sejak dari tempat asal serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun budaya ramah lingkungan sekaligus memperkenalkan kebijakan Bali mengenai pengelolaan sampah kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menjelaskan bahwa Kontingen Bali berjumlah 352 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina atau pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang, serta 10 pimpinan kontingen daerah.

Menurut Cok Ace, seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat, dilanjutkan dengan pemusatan latihan dan pembekalan agar siap mengikuti seluruh agenda Jambore Nasional XII.

“Pemilihan peserta telah melalui seleksi, pemusatan latihan dan pembekalan yang matang,” ujarnya.

Jambore Nasional XII akan berlangsung di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur pada 12–21 Agustus 2026 dan menjadi ajang pertemuan ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia.

Selain mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, peserta Kontingen Bali juga akan memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal Pulau Dewata kepada peserta dari berbagai provinsi. Di sisi lain, mereka diharapkan menjadi duta lingkungan dengan menunjukkan praktik nyata pengelolaan sampah berbasis sumber serta gaya hidup minim plastik sebagai bagian dari komitmen Bali menjaga kelestarian alam. mas/ama/*


Back to top button