Politik dan Sosial Budaya

FOR HATI Bali Desak Gubernur Jalankan Rekomendasi DPRD Secara Tegas, Jangan Berhenti di Atas Kertas


Denpasar, PancarPOS | Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) mendesak Pemerintah Provinsi Bali untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Provinsi Bali yang telah disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD. Organisasi ini menegaskan bahwa polemik yang muncul dalam sidang paripurna tidak boleh mengaburkan substansi utama, yakni perjuangan menyelamatkan kepentingan rakyat Bali, tata ruang, lingkungan, serta keberlanjutan pembangunan Pulau Dewata.

Ketua FOR HATI Bali, I Ketut Sae Tanju, menegaskan bahwa perhatian publik saat ini seharusnya difokuskan pada implementasi rekomendasi DPRD, bukan semata-mata pada perdebatan prosedural maupun dinamika politik yang terjadi di ruang sidang.

Menurutnya, rekomendasi DPRD merupakan hasil kerja pengawasan lembaga legislatif yang lahir melalui proses panjang dan tidak boleh diperlakukan sekadar sebagai dokumen administratif atau produk politik semata.

“Rekomendasi DPRD bukan sekadar dokumen politik. Rekomendasi tersebut merupakan hasil kerja pengawasan yang harus dihormati dan dijalankan secara serius. Jangan sampai energi publik habis untuk memperdebatkan prosedur, sementara substansi persoalan yang menjadi perhatian rakyat Bali justru diabaikan,” tegas Sae Tanju dalam pernyataan resminya, Sabtu (21/6).

FOR HATI Bali sebelumnya juga berada di garis depan memberikan dukungan terhadap kerja DPRD Bali karena meyakini rekomendasi yang dihasilkan merupakan instrumen penting untuk memastikan pembangunan di Bali berjalan sesuai koridor hukum, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Atas dasar itu, FOR HATI Bali mendesak Gubernur Bali agar menunjukkan kepemimpinan yang tegas dengan menjalankan seluruh rekomendasi DPRD yang bertujuan melindungi kepentingan masyarakat Bali, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan maupun proyek yang menjadi perhatian DPRD, menjamin keterbukaan informasi kepada publik, serta menempatkan kepentingan rakyat, kelestarian lingkungan, tata ruang, dan budaya Bali di atas berbagai kepentingan lainnya.

FOR HATI Bali menilai rekomendasi DPRD harus menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pembangunan Bali. Pemerintah diminta tidak ragu mengambil langkah korektif apabila ditemukan kebijakan yang berpotensi merugikan masyarakat atau mengancam keberlanjutan Bali di masa depan.

“Kami mendukung setiap langkah yang berpihak kepada Bali. Namun kami juga akan menjadi pihak yang paling keras mengingatkan apabila rekomendasi yang telah diperjuangkan justru diabaikan. Rakyat Bali berhak mendapatkan kepastian bahwa hasil kerja pengawasan DPRD tidak berhenti sebagai arsip, tetapi diwujudkan menjadi tindakan nyata,” lanjutnya.

FOR HATI Bali juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal pelaksanaan rekomendasi DPRD secara objektif, kritis, dan bertanggung jawab. Pengawasan publik dinilai penting agar setiap rekomendasi benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan menjaga masa depan Bali.

“Bali membutuhkan keberanian untuk bertindak, bukan hanya keberanian untuk berdebat. Rekomendasi DPRD harus dijalankan, bukan sekadar dibacakan,” pungkas Sae Tanju. tim/ama/ksm


Back to top button