Sabtu, April 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaEkonomi dan BisnisMade Ariandi Pimpin Arah Baru Kadin Bali, Siap Dorong Lompatan Ekonomi dan...

Made Ariandi Pimpin Arah Baru Kadin Bali, Siap Dorong Lompatan Ekonomi dan Infrastruktur

Denpasar, PancarPOS | Momentum pengukuhan dan pelantikan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Sabtu (25/4/2026), tidak hanya menjadi ajang seremonial organisasi, tetapi juga menandai konsolidasi kekuatan ekonomi daerah. Dalam dinamika tersebut, nama Made Ariandi mencuat sebagai salah satu figur yang mendapat sorotan dalam mendorong arah baru dunia usaha Bali.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, yang menegaskan pentingnya peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional. Ia menilai Bali memiliki kontribusi signifikan, khususnya dari sektor pariwisata yang terus menunjukkan pemulihan kuat.

“Nah, ini saya lihat benar-benar suatu prestasi yang sangat dibutuhkan. Artinya pertumbuhan Indonesia yang sampai ke angka 5,3 persen itu banyak yang tidak percaya, tapi saya sudah merasa ini akan tercapai. Salah satu penyumbang besar adalah Bali, karena itu selamat Pak Gubernur,” ujar Anindya dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan bahwa situasi global saat ini tidak sedang baik-baik saja. Konflik geopolitik dan ketegangan antarnegara berdampak langsung pada ekonomi, mulai dari kenaikan harga bahan bakar hingga melemahnya daya beli masyarakat. “Dampaknya sangat serius. BBM sudah naik, baik untuk ritel maupun industri. Artinya biaya produksi meningkat dan daya beli masyarakat juga sedang tidak baik,” tegasnya.

Dalam kondisi tersebut, Kadin Indonesia bersama Kadin Bali dihadapkan pada dua pilihan, yakni bertahan dengan efisiensi atau tetap bertahan sambil mencari terobosan baru. Menurutnya, langkah yang diambil adalah tetap efisien namun agresif dalam menciptakan inovasi. “Saya lihat Bali ini bisa menjadi bukan saja barometer, tapi juga pendorong ekonomi nasional. Membantu Bali itu sama dengan membantu nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya tengah menyiapkan strategic paper yang akan difokuskan pada percepatan pertumbuhan ekonomi Bali hingga mencapai 8 persen. Kajian tersebut mencakup kebutuhan pembangunan infrastruktur serta penanganan persoalan lingkungan seperti sampah.

“Mungkin nanti Kadin Indonesia bisa menghitung berapa kebutuhan untuk Bali, infrastrukturnya di mana saja, sehingga bisa kita sampaikan ke pemerintah pusat bahwa return on investment-nya jelas dan dampaknya besar bagi ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan pentingnya dukungan Kadin dalam mempercepat pembangunan di Bali. Ia berharap sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dapat semakin diperkuat. “Kami menitip aspirasi kepada beliau karena memiliki koneksi dengan pemerintah pusat maupun DPR, sehingga upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Bali bisa mendapat dukungan lebih kuat,” kata Koster.

Di tengah berbagai dinamika tersebut, Made Ariandi dinilai sebagai salah satu figur yang mampu membaca arah perubahan. Ia menekankan pentingnya Kadin Bali untuk tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang responsif terhadap tantangan zaman.

Menurutnya, dunia usaha di Bali harus berani beradaptasi dengan perubahan, termasuk dalam menghadapi tekanan global yang semakin kompleks. Ia juga mendorong agar pelaku usaha lokal tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. “Kadin tidak boleh hanya menjadi forum diskusi. Harus ada langkah konkret yang menyentuh pelaku usaha secara langsung,” tegas Made Ariandi.

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara investasi dan pemberdayaan usaha lokal. Menurutnya, arus investasi yang masuk ke Bali harus diimbangi dengan perlindungan terhadap pelaku usaha daerah agar tidak terpinggirkan. “Kita butuh investasi, tapi pelaku usaha lokal juga harus diperkuat. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di rumah sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Ariandi mendorong percepatan digitalisasi di kalangan pelaku usaha sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing. Ia menilai transformasi digital menjadi kunci dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. “Digitalisasi bukan pilihan lagi, tapi kebutuhan. Kalau kita tidak ikut, kita akan tertinggal,” katanya.

Momentum pengukuhan ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai titik awal untuk membangun ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap seluruh pengurus Kadin Bali dapat bekerja secara kolektif untuk menjawab tantangan tersebut. “Kita harus bergerak bersama. Ini bukan soal individu, tapi bagaimana kita bisa membawa Bali ke arah yang lebih baik,” tutupnya. tim/ama/kel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img