Denpasar, PancarPOS | Momentum positif kembali tercatat di sektor pariwisata maritim Bali. Dua kapal pesiar internasional, Viking Orion dan Riviera, sandar secara bersamaan di Pelabuhan Benoa pada Rabu (15/4/2026), membawa ribuan wisatawan mancanegara dalam satu hari.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sub Regional Bali Nusra mencatat, kedatangan kedua kapal tersebut mengangkut total 2.084 wisatawan dan 1.218 kru. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa Bali tetap menjadi destinasi favorit wisata bahari dunia, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di berbagai sektor pariwisata.
Kapal Viking Orion tiba lebih awal pada pukul 05.30 WITA dengan membawa 884 penumpang dan 466 kru. Kapal ini juga melaksanakan pergantian penumpang sebelum melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Tanjung Perak. Sementara itu, kapal Riviera sandar pada pukul 09.00 WITA dengan membawa 1.200 penumpang dan 752 kru, di mana para wisatawan dijadwalkan mengunjungi berbagai destinasi unggulan di Bali sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.
Masuknya ribuan wisatawan kapal pesiar dalam waktu bersamaan memberikan dampak langsung terhadap ekosistem pariwisata Bali. Mulai dari sektor transportasi lokal, pelaku UMKM, jasa pariwisata, hingga destinasi wisata mengalami peningkatan aktivitas signifikan.
Data Pelindo menunjukkan hingga Triwulan I 2026, trafik penumpang kapal pesiar di Pelabuhan Benoa mencapai 33.889 penumpang tiba dan 34.146 penumpang berangkat. Capaian ini memperlihatkan tren pertumbuhan yang konsisten sekaligus mempertegas posisi Benoa sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara melalui jalur laut.
General Manager Pelindo Pelabuhan Benoa, Agung Mataram, menegaskan bahwa kedatangan dua kapal pesiar secara simultan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan operator cruise global terhadap Bali. Menurutnya, kunjungan kapal pesiar tidak hanya berdampak pada peningkatan trafik pelabuhan, tetapi juga memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi perekonomian daerah.
Pelindo, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta infrastruktur kepelabuhanan guna memastikan kelancaran operasional kapal pesiar sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Ke depan, Pelabuhan Benoa diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai simpul strategis wisata bahari nasional serta mendorong daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global. ama/ksm






