Resep di Atas Kanvas, Dirut RS Puri Raharja Pamerkan 88 Lukisan di HUT ke-64 FK Unud

Denpasar, PancarPOS | Dunia kedokteran dan seni berpadu dalam sebuah peristiwa budaya yang unik di Bali. Direktur Utama RS Puri Raharja, dr Bagus Darmayasa, menghadirkan pameran seni lukis bertajuk “Resep di Atas Kanvas” untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-64 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud).
Pameran yang digelar di Lobby Utama FK Unud, Jalan Sudirman, Denpasar ini menampilkan hampir 88 karya lukisan yang merupakan buah kreativitas dr Bagus Darmayasa. Kegiatan ini akan berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Maret 2026, dan terbuka gratis untuk masyarakat umum.
Mengusung tema “Warna-warni Inspirasi”, pameran ini menjadi ruang ekspresi yang mempertemukan dunia rasional seorang dokter dengan dimensi imajinatif seni lukis. Setiap goresan kuas yang ditampilkan bukan sekadar permainan warna, tetapi juga refleksi emosi, pengalaman, dan pergulatan batin seorang praktisi medis yang sehari-hari berhadapan dengan kehidupan dan kemanusiaan.

Dalam pameran tersebut, pengunjung akan disuguhi beragam karya dengan karakter visual yang berbeda. Ada lukisan dengan warna-warna cerah yang memancarkan energi dan optimisme, namun ada pula karya dengan nuansa gelap yang menggambarkan kedalaman perasaan serta kontemplasi batin.
Menurut dr Bagus sapaan akrabnya, seni lukis baginya bukan sekadar hobi, tetapi juga menjadi ruang terapi batin. Melukis adalah cara untuk mengekspresikan perasaan sekaligus menjaga keseimbangan jiwa di tengah kesibukan dunia medis yang penuh tekanan.
Ia meyakini bahwa seni memiliki kekuatan psikologis yang luar biasa. Melalui visual, warna, dan komposisi yang harmonis, sebuah lukisan mampu menggerakkan emosi manusia sekaligus memberikan ketenangan batin.
“Dengan menyaksikan lukisan, secara psikologis seseorang bisa merasakan ketenangan. Seni mampu menghaluskan jiwa dan pikiran,” ungkapnya.
Pameran “Resep di Atas Kanvas” juga memiliki makna khusus karena digelar dalam rangka memperingati HUT ke-64 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap almamater yang telah melahirkan banyak dokter dan tenaga medis yang berkiprah di berbagai daerah.

Selain menjadi ajang apresiasi seni, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para alumni FK Unud. Setiap tahun, momen seperti ini dinantikan sebagai kesempatan untuk bertemu kembali, berbagi cerita, serta mempererat jaringan kekeluargaan di antara sesama alumni.
dr. Bagus menegaskan bahwa pameran ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan akademisi atau alumni FK Unud, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas. Siapa pun yang memiliki ketertarikan terhadap seni lukis dipersilakan datang dan menikmati karya-karya yang dipamerkan.
Pengunjung dapat melihat secara langsung bagaimana seorang dokter menuangkan gagasan, emosi, dan refleksi kehidupan melalui kanvas. Banyak lukisan dalam pameran ini yang menggambarkan hubungan manusia dengan kehidupan, harapan, hingga pencarian makna di balik perjalanan hidup.
Kehadiran hampir 88 karya lukisan di satu ruang pamer menjadikan acara ini sebagai salah satu pameran seni personal yang cukup besar digelar di lingkungan kampus FK Unud.
Dengan suasana lobby yang terbuka dan mudah diakses, pengunjung dapat menikmati setiap lukisan dengan leluasa. Banyak karya yang mengajak penonton untuk berhenti sejenak, merenung, dan merasakan energi emosional yang dipancarkan dari warna serta komposisi visualnya.

Pameran ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bahwa profesi medis tidak harus selalu berada dalam ruang yang kaku dan formal. Kreativitas seni dapat menjadi medium penting untuk menjaga kesehatan mental, sekaligus memperkaya perspektif kemanusiaan seorang dokter.
Di tengah dunia modern yang serba cepat dan penuh tekanan, seni sering kali menjadi ruang kontemplasi yang membantu manusia menemukan kembali keseimbangan dirinya. Karena itu, masyarakat diundang untuk tidak melewatkan kesempatan langka ini. Pameran “Resep di Atas Kanvas” bukan sekadar pameran lukisan, tetapi juga perjalanan emosi dan refleksi kehidupan yang dituangkan melalui warna, garis, dan tekstur.
Bagi pecinta seni, mahasiswa, akademisi, maupun masyarakat umum, kehadiran pameran ini menjadi kesempatan untuk merasakan kekuatan seni yang mampu menyentuh sisi terdalam manusia.
Pameran “Resep di Atas Kanvas” akan berlangsung pada 9–14 Maret 2026, bertempat di Lobby Utama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Jalan Sudirman, Denpasar. Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA dan dapat dikunjungi secara gratis oleh masyarakat umum. ama/ksm









