Denpasar, PancarPOSĀ | Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sebagai fondasi menjaga stabilitas birokrasi dan efektivitas pemerintahan daerah. Penegasan ini mengemuka dalam pelantikan enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Selasa (3/2/2025).
Gubernur Koster menyampaikan bahwa penataan jabatan di lingkungan Pemprov Bali tidak dilakukan secara sporadis, melainkan melalui pertimbangan matang berbasis prestasi, kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi. Menurutnya, stabilitas birokrasi menjadi kunci utama agar roda pemerintahan berjalan konsisten dan berkelanjutan, khususnya pada periode kedua kepemimpinannya.
Ia menegaskan tidak ingin terlalu sering melakukan perubahan struktural karena justru dapat mengganggu ritme kerja pemerintahan. Penyesuaian jabatan hanya dilakukan karena faktor pensiun atau kebutuhan strategis tertentu yang bersifat khusus.
Saya ingin birokrasi ini stabil. Kepala perangkat daerah adalah tulang punggung pemerintahan, sehingga harus diisi oleh orang-orang yang tepat dan berpengalaman, ujar Koster.
Dalam konteks tersebut, Gubernur Koster menjelaskan bahwa salah satu penataan jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kompleksitas dan beban kerja perangkat daerah. Ia mencontohkan posisi Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang memiliki tantangan berat karena berhadapan langsung dengan isu strategis lingkungan, kehutanan, dan kebencanaan.
Penempatan pejabat, lanjut Koster, juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan, termasuk kondisi kesehatan pejabat yang bersangkutan, tanpa mengurangi tanggung jawab organisasi dalam menjaga kinerja pelayanan publik.
Pemprov Bali, kata Koster, berkomitmen memastikan seluruh pejabat yang dipercaya mengisi jabatan strategis mampu bekerja profesional, adaptif, dan selaras dengan arah pembangunan Bali yang berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Dengan penataan birokrasi yang berbasis sistem merit dan stabilitas organisasi, Pemprov Bali optimistis mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah sekaligus menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas. mas/ama/*






