Jaga Warisan 400 Tahun, Pangelingsir Puri Pemecutan Apresiasi Ketulusan Giri Prasta
Denpasar, PancarPOS | Pangelingsir Puri Agung Pemecutan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, atas komitmennya dalam menjaga dan melestarikan Pura Tambang Badung, salah satu situs suci yang memiliki nilai historis tinggi bagi Kerajaan Badung dan perjalanan Kota Denpasar.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Pangelingsir Puri Agung Pemecutan, Anak Agung Ngurah Ketut Parwa, didampingi Anak Agung Ngurah Putra Darma Nuraga, bersama keluarga besar Puri Agung Pemecutan dan krama setempat, bertepatan dengan pelaksanaan upacara suci Mendem Pedagingan, Pecaruan, dan Melaspas di Pura Tambang Badung, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat, Tilem Kanem (Sukra Keliwon, Pujut), 19 Desember 2025.
Dalam sambrama wacana-nya, Anak Agung Ngurah Ketut Parwa menegaskan bahwa Pura Tambang Badung bukan sekadar tempat persembahyangan, melainkan warisan leluhur Kerajaan Badung yang telah berdiri selama kurang lebih empat abad. Oleh karena itu, perhatian dan bantuan yang diberikan oleh I Nyoman Giri Prasta dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap sejarah dan peradaban Bali.
“Sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali, Bapak I Nyoman Giri Prasta saat menjabat Bupati Badung telah memberikan bantuan nyata untuk pelestarian Pura Tambang Badung. Bantuan ini bukan hanya soal nilai materi, tetapi tentang keberpihakan pada warisan leluhur. Atas nama Puri Agung Pemecutan dan seluruh krama, kami menghaturkan terima kasih dan doa agar beliau senantiasa mendapatkan kerahayuan serta anugerah dari Ida Bhatara yang berstana di Pura Tambang Badung,” ujar Anak Agung Ngurah Ketut Parwa di hadapan para penglingsir puri se-Kota Denpasar.
Pura Tambang Badung sendiri tercatat menerima bantuan pelestarian senilai Rp15 miliar, yang dipandang sebagai langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan fungsi spiritual, sosial, dan historis pura tersebut di tengah dinamika pembangunan kota.
Menanggapi apresiasi tersebut, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan bahwa keterikatannya dengan Pura Tambang Badung bersifat personal dan emosional. Ia mengenang bagaimana almarhum ayahnya, Nyoman Sukarta, kerap mengajaknya tangkil ke pura tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Titiang sejak kecil telah diperkenalkan oleh almarhum bapak untuk bersembahyang di Pura Tambang Badung. Astungkara, saat menjabat sebagai Bupati Badung, titiang bisa ikut nyarengin pemargi pelestarian pura ini sebagai bentuk bakti dan tanggung jawab kepada leluhur,” tutur Giri Prasta.
Di akhir sambrama wacana, Wakil Gubernur Bali mendoakan agar seluruh rangkaian upacara Mendem Pedagingan, Pecaruan, dan Melaspas dapat berjalan lancar, labda karya sida sidaning don, sekaligus menghaturkan dana punia sebesar Rp25 juta sebagai wujud dukungan spiritual dan kebersamaan dengan krama adat. mas/ama