Jumat, Mei 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaPatung Bung Karno di Galeri Sari Timbul Curi Perhatian Adi Wiryatama, Tercipta...

Patung Bung Karno di Galeri Sari Timbul Curi Perhatian Adi Wiryatama, Tercipta dari Ribuan Potongan Kayu Bernilai Seni Tinggi

Gianyar, PancarPOS | Dalam kegiatan reses pada Sabtu, 11 Oktober 2025, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Adi Wiryatama, mengunjungi Galeri Sari Timbul milik seniman kayu naturalis I Gede Rediawan di Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Kunjungan ini menjadi salah satu momen yang penuh inspirasi, ketika Adi Wiryatama terpukau oleh karya-karya luar biasa yang seluruhnya dibuat dari potongan-potongan kayu yang disusun menjadi karya seni bernilai tinggi.

Di antara koleksi yang dipamerkan, patung Bung Karno menjadi pusat perhatian. Berdiri megah di tengah galeri, patung tersebut memiliki keunikan tersendiri karena dibuat tanpa satu pun kayu utuh. Ribuan potongan kecil kayu disatukan secara presisi hingga membentuk sosok Sang Proklamator dengan detail dan ekspresi yang menggetarkan.

Menurut sang seniman, I Gede Rediawan, patung tersebut lahir dari refleksi atas semangat Bung Karno dalam menyatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan beragam suku. “Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun berasal dari potongan-potongan kecil, jika disatukan bisa menjadi sesuatu yang utuh dan kuat — seperti Indonesia. Patung Bung Karno ini saya buat sebagai simbol persatuan,” ungkapnya.

Mendengar penjelasan itu, Adi Wiryatama mengaku terkesan dan sangat mengapresiasi gagasan serta filosofi di balik karya tersebut. “Saya sungguh terpukau. Ini bukan hanya karya seni, tetapi juga bentuk penghormatan luar biasa terhadap Bung Karno dan nilai-nilai perjuangan beliau. Generasi muda harus belajar dari karya seperti ini agar tidak melupakan sejarah bangsanya,” ujar Adi Wiryatama.

Ia menambahkan, seni dapat menjadi media efektif untuk menanamkan nilai nasionalisme dan cinta tanah air. “Sebagai kader PDI Perjuangan, saya merasa bangga melihat seniman seperti Pak Rediawan yang tetap memegang nilai ideologis Bung Karno dalam karya. Ini harus kita dukung dan perkenalkan lebih luas,” tambahnya.

Galeri Sari Timbul sendiri sudah dikenal luas sebagai pusat seni kayu naturalis di Gianyar. Rediawan mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan potongan kayu, menjadikannya simbol kreativitas dan kepedulian terhadap alam. Selain itu, setiap karyanya juga mengandung pesan moral dan spiritual yang kuat, menjadikannya lebih dari sekadar karya estetis.

Kunjungan Adi Wiryatama ditutup dengan sesi foto bersama dan perbincangan ringan mengenai potensi pengembangan seni kayu Bali agar dapat menembus pasar nasional maupun internasional. Ia berharap agar para seniman lokal terus diberdayakan, karena karya seni seperti yang dihasilkan di Galeri Sari Timbul tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa Indonesia. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img