Lewat Gebrakan De Gadjah, Ngurah Aryawan Cairkan Beasiswa 96 Siswa SMK Bintang Persada Tersenyum Lega

Denpasar, PancarPOS | Perjuangan panjang Ketua DPD Partai Gerindra Bali, I Made Muliawan Arya alias De Gadjah, kembali berbuah manis bagi dunia pendidikan. Lewat jalur aspirasi yang dikawal penuh, ratusan siswa SMA/SMK akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil lolos mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP). Lewat gebrakan Relawan De Gadjah, khusus untuk SMK Bintang Persada Denpasar, sebanyak 96 siswa berhak menerima beasiswa tersebut, yang diserahkan secara simbolis oleh Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Denpasar, Ketut Ngurah Aryawan, di aula sekolah setempat pada Rabu (20/8/2025).
Momen ini menjadi penegasan bahwa komitmen Gerindra, terutama melalui sosok De Gadjah, bukan hanya sebatas retorika politik, tetapi nyata hadir dan dirasakan langsung oleh siswa serta orang tua. Kehadiran Ngurah Aryawan dalam acara ini tidak hanya sebagai simbol seremonial, melainkan wujud keberlanjutan perjuangan yang konsisten dikawal sejak lama, bahkan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD.
Mewakili Kepala SMK Bintang Persada Denpasar, Dewa Putu Rudy Setiawan menyampaikan rasa terima kasih mendalam. Ia menilai perhatian besar ini adalah hasil nyata kerja sama yang sudah terjalin dengan baik antara sekolah dengan Ngurah Aryawan. “Kehadiran beliau membawa kabar baik. Aspirasi pengusulan beasiswa PIP yang diperjuangkan Pak De Gadjah benar-benar dikawal sehingga banyak siswa lolos mendapat beasiswa. Kami sangat bersyukur, apalagi kerja sama ini bukan hal baru. Sejak beliau menjabat Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, sudah banyak kontribusi yang diberikan untuk sekolah kami. Dan hari ini, beasiswa jalur prestasi kembali hadir lewat perjuangan Pak De Gadjah yang dikawal langsung oleh Pak Ngurah Aryawan,” ujarnya penuh syukur.
Di hadapan siswa, guru, dan orang tua, Ngurah Aryawan tampak penuh semangat menyampaikan pesan moral sekaligus motivasi. Ia menegaskan bahwa kehadirannya tidak lepas dari instruksi langsung pimpinan partai, De Gadjah, untuk mengawal program agar tepat sasaran. “Saya bangga bisa hadir hari ini. Beasiswa PIP adalah program dari pemerintah Presiden Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra. Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Dan sebagai kader partai, saya tunduk dan wajib memastikan perjuangan Pak De Gadjah benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak,” ungkapnya.
Ia mengisahkan pengalamannya sendiri semasa sekolah yang penuh keterbatasan. “Dulu saya sekolah tanpa biaya, dan tidak ada yang mengawal seperti sekarang. Karena itu saya paham betul bagaimana beratnya perjuangan orang tua membiayai pendidikan. Maka hari ini, saya ingin memastikan adik-adik tidak mengalami kesulitan yang sama. Beasiswa ini langsung masuk ke rekening siswa, tidak dipotong, dan harus digunakan sepenuhnya untuk pendidikan. Jangan digunakan untuk hal lain,” tegasnya.
Ngurah Aryawan menambahkan, kemitraan dengan SMK Bintang Persada sudah terjalin lebih dari tujuh tahun. Sejak dirinya masih aktif di Karang Taruna, berbagai kerja sama di bidang kemanusiaan telah dilakukan bersama sekolah ini. “Itu menjadi bagian yang tidak bisa saya lupakan. Justru di sini saya belajar loyalitas. Dan setiap kali hadir ke SMK Bintang Persada, saya selalu ingin membawa sesuatu. Kali ini, lewat perjuangan Pak De Gadjah, kita bisa membawa PIP sebagai oleh-oleh yang langsung dirasakan oleh siswa dan keluarga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan untuk pendidikan tidak bisa berhenti di PIP semata. Program pemerintah yang lain, seperti PKH hingga Makan Bergizi Gratis (MBG), harus terus dikawal. “Hari ini pemerintah hadir bukan hanya lewat PIP. Ada PKH untuk keluarga miskin, ada MBG untuk memastikan siswa bisa makan bersama di sekolah dengan gizi yang baik. Semua ini adalah bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk membangun Indonesia maju dan adil. Kita semua harus ikut bergerak, ikut mengawal, agar bantuan ini tepat sasaran,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Ngurah Aryawan juga memberikan pesan khusus kepada siswa agar berhati-hati dalam menggunakan teknologi informasi. “Sebagai pelajar, tugas utama adalah belajar. Jangan ikut-ikutan membuat atau menyebarkan berita hoax. Sekarang banyak sekali hoax yang menyesatkan. Kita harus pintar memilih informasi dan tetap fokus mengejar prestasi,” pesannya.
Acara penyerahan PIP ini berlangsung penuh haru dan semangat. Suasana aula sekolah dipenuhi rasa syukur, terutama dari para siswa penerima. Tiga perwakilan siswa menyampaikan tanggapan mereka yang menggambarkan betapa besarnya arti bantuan ini.
Mohammad Sofian menyebut bantuan tersebut menjadi penopang semangat belajar. “Saya berterima kasih kepada Pak De Gadjah dan Pak Ngurah Aryawan. Bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah dan meringankan beban orang tua. Saya merasa lebih percaya diri untuk terus belajar,” katanya.
Deni Firmansyah menambahkan, beasiswa ini memberi rasa bangga sekaligus tanggung jawab. “Saya bangga bisa menerima beasiswa ini. Rasanya seperti mendapat energi baru untuk belajar lebih giat. Terima kasih kepada Partai Gerindra yang benar-benar peduli pada siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Putri Nurhajisah menekankan bahwa bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga motivasi moral. “Bagi saya, beasiswa ini adalah dorongan agar kami tidak menyerah. Saya akan gunakan sebaik-baiknya. Semoga program ini terus berlanjut agar adik-adik kami nanti juga bisa merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Dengan penyerahan simbolis ini, semakin jelas bahwa perjuangan De Gadjah tidak berhenti di tataran wacana politik. Melalui pengawalan Ngurah Aryawan, aspirasi masyarakat benar-benar diwujudkan menjadi program nyata yang langsung menyentuh siswa. SMK Bintang Persada kembali mencatat sejarah dengan perhatian khusus yang konsisten hadir, membawa harapan baru bagi generasi muda, sekaligus menegaskan komitmen Gerindra untuk selalu hadir bersama rakyat. ama/ksm









