Daerah

Samsat Badung Dikepung Ribuan Wajib Pajak Pasca Kuningan


Badung, PancarPOS | Layanan cepat Samsat Badung kembali menjadi pusat perhatian publik. Pasca libur Hari Raya Kuningan, ribuan wajib pajak dari berbagai daerah memadati kantor Samsat Badung untuk memanfaatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Sejak pagi buta, antrean kendaraan sudah terlihat mengular di jalur drive thru Samsat Badung, bahkan sebelum apel pagi dimulai.

Suasana riuh rendah tampak di area layanan yang dikenal dengan sebutan Samsat Gelis (Gerai Layanan Samsat). Sejumlah wajib pajak yang datang dari Denpasar, Tabanan, hingga Gianyar, berbondong-bondong memilih Samsat Badung sebagai tujuan utama karena kecepatan pelayanannya yang viral di kalangan masyarakat.

Salah satu apresiasi datang dari Edi Suriaji, dari Kodam IX/Udayana, yang merasakan langsung pengalaman layanan cepat tersebut. “Pelayanan Samsat Badung luar biasa. Dua menit langsung selesai, asik, asik, asik, mantap sekali,” ujarnya sambil tersenyum puas setelah menyelesaikan proses pembayaran pajak kendaraannya melalui jalur drive thru.

Di sisi lain, Kepala Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., M.Si., yang dikenal masyarakat dengan sapaan Jro Gde Pacung, menyampaikan bahwa lonjakan wajib pajak pasca Kuningan memang sudah diprediksi. “Setelah Hari Raya Kuningan, memang ada luapan wajib pajak yang datang. Mereka banyak memanfaatkan jalur drive thru tiga baris yang kami siapkan di Samsat Badung. Luar biasa, hanya tiga menit prosesnya sudah selesai,” ujar Jro Gde Pacung.

Ia menambahkan, tren meningkatnya kunjungan juga terjadi di Samsat Pembantu Kuta dan Dalung. Namun, yang paling diserbu adalah jalur drive thru Badung yang kini menjadi model layanan unggulan dan favorit masyarakat. “Layanan drive thru ini kami desain untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, praktis, dan nyaman. Kami bersyukur mendapat respons yang sangat positif,” katanya.

Menurut pantauan di lapangan, antrean kendaraan tampak padat sejak pukul 07.00 WITA. Petugas tampak sigap mengatur lalu lintas kendaraan yang keluar masuk jalur layanan. Proses administrasi yang dipersingkat, serta digitalisasi sistem pembayaran, menjadi kunci kecepatan layanan yang hanya memakan waktu dua hingga tiga menit per kendaraan.

Sejumlah wajib pajak yang ditemui pun menyampaikan rasa puasnya. “Biasanya kalau ngurus pajak itu lama, tapi di sini cepat banget. Tadi saya dari Denpasar, cuma dua menit langsung selesai. Memang luar biasa Samsat Badung,” ungkap Made Sugiarta, seorang wajib pajak asal Denpasar Selatan.

Lonjakan ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, mengingat banyak wajib pajak yang menunda pembayaran selama libur panjang Kuningan. Samsat Badung pun menyiagakan seluruh personel agar pelayanan tetap lancar dan cepat meskipun volume kendaraan meningkat tajam.

Dengan fenomena ini, Samsat Badung semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelayan publik yang inovatif dan responsif di Bali, menjadi rujukan bagi Samsat lain dalam hal kecepatan dan efisiensi layanan. ama/mas


Back to top button