Forum Jateng Digital 2024: Penguatan Digitalisasi Pemda untuk Percepatan Ekonomi Daerah

Jateng, PancarPOS | Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah menggelar kegiatan capacity building bertajuk Forum Jateng Digital 2024 pada Sabtu, 2 November 2024, yang bertujuan untuk memperkuat digitalisasi di pemerintah daerah dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ini diikuti oleh TimP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Forum yang dilaksanakan di Wantilan Hyatt Regency Sanur Bali ini menjadi ajang penting bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan dan strategi terkait digitalisasi di sektor pemerintahan daerah.
Narasumber utama dalam acara ini adalah Bapak Puji Gunawan, Assisten Deputi Kemenko Perekonomian RI sekaligus Satgas Nasional TP2DD, yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya digitalisasi dalam mempercepat pembangunan daerah. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan sharing session yang menghadirkan sejumlah perwakilan daerah yang telah berhasil melaksanakan digitalisasi dalam pengelolaan pajak dan pendapatan daerah, antara lain Bapenda Provinsi Jawa Barat, Bapenda Kota Denpasar, BPKPD Kabupaten Buleleng, serta perwakilan Bank BPD Bali dan Bank Jateng.
Sebelumnya, pada hari pertama kegiatan, Jumat, 1 November 2024, peserta Forum Jateng Digital 2024 melakukan kunjungan ke Pasar Badung dan Monumen Bajra Sandi di Denpasar. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung implementasi digitalisasi yang telah diterapkan pada kedua tempat tersebut, yang dianggap sebagai contoh sukses dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan pelayanan publik.
Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan digitalisasi para peserta, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Denpasar. Dengan penerapan digitalisasi yang lebih optimal, Kota Denpasar siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event serupa di masa depan, yang dapat berkontribusi pada peningkatan pajak daerah, khususnya Pajak Perhotelan, PBJT Makanan dan/atau Minuman, serta Pajak Hiburan. mas/ama









