Tabanan, PancarPOS | Kinerja UPTD Samsat Tabanan mendapat apresisi langsung oleh jajaran Komisi II DPRD Bali. Menjelang HUT ke-79 Kemerdekaan RI. Pada kesempatan itu, Gede Kusuma Putra AK., MBA, M.M., selaku Sekretaris Komisi II DPRD Bali, bersama Dewa Made Mahayadnya, SH., Tjokorda Gede Agung, S.Sos., Drs. I Gusti Agung Bagus Suryadana, M.Si., Grace Anastasia S.W, SE., dan I Ketut Suwandi, S.Sos., melakukan kunjungan kerja sekaligus koordinasi di Kantor Pelayanan UPTD Samsat Tabanan yang diterima langsung Kepala Samsat Tabanan, I Ketut Sadar, S.Sos., MH., pada Kamis, 15 Agustus 2024. Apresiasi khususnya ditujukan terhadap kecepatan palayanan wajib pajak dan berbagai inovasi unggulan yang sukses dilakukan oleh Samsat Tabanan.

Terbukti dari tingkat kepatuhan wajib pajak di Tabanan sangat baik dengan mencapai angka 73,06 persen sampai tanggal 30 Juli 2024. Kalau dibandingkan dengan tingkat Provinsi Bali rata-rata 38,96, sehingga menjadi yang terbaik. Jadi Samsat kalau ditelisik lagi di kabupaten lain rata-rata wajib pajak tidak datang membayar Samsat. Selain itu, capaian pajak air permukaan juga sangat luar biasa, sehingga mendapat apresiasi dari jajaran dewan, karena dengan target Rp338.022.030 dari 33 wajib pajak bisa mampu terealisasi Rp934.999.726 atau melebihi target sebanyak Rp596.977.696. “Itu baru per Agustus 2024. Sesuai paparan saya bisa tercapai sekitar Rp,1,4 miliar di akhir tahun 2024. Akan terjadi kelebihan pendapatan air permukaan. Mereka (Komisi II DPRD Bali, red) bengong, karena Samsat lain tidak bisa mengoptimalkan potensi pajak air permukaan,” beber Ketut Sadar.
Di sisi lain, capain pajak BBNK dari target Rp65.555.741.000 pada tahun 2024 dengan jumlah potensi wajib pajak 13.892 unit kendaraan tercapai sampai 14 Agustus 2024 sebesar Rp74.530.541.000 atau sekitar 113,69 persen. Terjadi kelebihan capaian pajak BBNK sebesar Rp9 miliar lebih atau 13,69 persen. “Ini baru sampai 14 Agustus, saya prediksi 140 persen akan tercapai akhir 2024. Kan masih ada waktu 4 bulan lagi, sehingga akan tembus kelebihan target sekitar 40 persen dari target itu,” ujarnya, saat ditemui, pada Jumat (16/8/2024). Sementara itu, PKB dari target Rp121.497.978.999 dari potensi sekitar 187.872 unit kendaraan terealisasi Rp78.005.681.300 atau 64,20 persen, sehingga sisa target Rp43.492.297.699 atau 38,80 persen. “Kita masih kurang dari target yang bisa dikejar dalam dalam waktu 4 bulan ke depan. Saya optimis semuanya bisa tercapai,” imbuhnya.

Dengan meningkatnya pelayanan Samsat Tabanan dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat atau IKM dengan nilai 90,13 persen, maka akan dipersiapkan mengikuti ZI-WBK (Zona Integrasi Wilayah Bebas dari Korupsi) untuk mewakili Pemerintah Provinsi Bali tahun 2024 dengan instansi lainnya. Tingkat kepatuhan di Tabanan bermuara dari inovasi WA Blast yang mengingatkan kembali untuk melakukan pembayaran pajak. Selain itu, melakukan operasi Samsat Door to Door, sehingga semua wajib pajak mulai sadar membayar pajak langsung. Di samping itu, juga menyerahkan data wajib pajak melalui Kawil di masing-masing desa sehingga bisa menyadarkan masyarakat aktif membayar pajak kendaraannya. Bahkan wajib pajak dari masyarakat di luar Tabanan, juga ikut berbondong-bodong membayar pajak di Samsat Tabanan, baik khususnya pengesahan pajak satu tahun berjalan.

Oleh karena itu, Kepala Samsat Tabanan, I Ketut Sadar, S.Sos., MH., pada Jumat pagi (16/8/2024) juga memberikan bunga dan dana tali kasih sebagai wujud perhatian dan terimakasih kepada Kasubag TU Samsat Tabanan, Ni Putu Primadewi Pendit, SE., MAP dan Koordinator Pelayanan di Induk Samsat Tabanan, Ait Sumantri, SE., atas dedikasinya yang tinggi dalam membantu menyelesaikan dan menyukseskan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat wajib pajak di Kabupaten Tabanan yang sudah berjalan dengan sangat baik dan lancar selama ini. “Kami ke depan akan mendorong Samsat Drive Thue di dekat Desa Luwus, sekaligus siap memindahkan Kantor Samsat Tabanan yang saat ini lahannya sangat sempit sehingga bisa dipindahkan ke tempat yang lebih strategis sesuai dengan dukungan dari jajaran Komisi II DPRD Bali,” pungkasnya. ama/ksm






