Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaTeknologi dan Otomotif1 KTP Bisa Dapat Subsidi Beli Kendaraan Listrik Rp7-70 Juta

1 KTP Bisa Dapat Subsidi Beli Kendaraan Listrik Rp7-70 Juta

Jakarta, PancarPOS | Deputi Koordinator Bidang Transportasi dan Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rachmat Kaimuddin mengungkapkan saat ini pemerintah tengah mendiskusikan cara agar konsumen bisa lebih mudah mendapatkan insentif untuk pembelian kendaraan listrik baru di dalam negeri. Dikatakan Kemenko Marves saat ini masih membahas perihal insentif motor listrik. Rencananya, pemberian subsidi motor listrik ini bisa diberikan melalui skema 1 KTP berlaku untuk 1 motor listrik baru. Adapun jumlah subsidi masih sebesar Rp 7 juta per unit motor listrik.

1th#ik-072.21/8/2023

“Insentif kendaraan listrik nggak ada perubahan, masih sama aja, untuk yang motor Rp 7 juta, bedanya nanti adalah 1 KTP 1 kendaraan untuk yang motor baru ya,” jelasnyai di Gedung Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (18/8/2023). Untuk insentif mobil listrik, dia mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan kelonggaran untuk impor mobil listrik jenis Completely Built Up (CBU). Namun, impor mobil listrik CBU ini akan dibatasi dengan kuota tertentu. “Untuk mobil masih sama, tapi nanti untuk yang CBU akan kita juga buka ininya, kuotanya (impor),” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat lanjutan untuk membahas perihal insentif kendaraan listrik lebih lanjut. “Tapi gini, ini kan masih first meeting ya dan waktunya juga nggak begitu panjang tapi kita masih mau ada rapat lagi entar,” tandasnya. Presiden Joko Widodo sempat menyinggung alasan pemerintah memberikan insentif kepada pembeli Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). “Banyak yang menyampaikan kenapa kita memberikan insentif kepada pembeli mobil listrik? Yang angkanya juga kalau kita lihat sangat besar. Seingat saya kendaraan bermotor (sepeda motor listrik) Rp 7 juta, mobil listrik disubsidi kurang lebih Rp 70 juta. Ini untuk apa? Ya karena negara lain semua melakukan itu,” ujarnya.

1bl#ik-016.4/4/2023

Jokowi mencontohkan, Thailand juga memberikan subsidi mobil listrik Rp 68 juta. “Kalau kita di bawah itu, investasi semua akan pergi ke sana, tidak akan pergi ke Indonesia. Inilah dunia yang memang berkompetisi sangat ketat sekali,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengingatkan kalau Indonesia harus memiliki strategi besar dan strategi teknis untuk mencapai visi bangsa. Akan tetapi, kepala negara menegaskan kalau kita tidak boleh kaku. “Sebab dunia bergerak sangat cepat. Tantangan dan peluang juga berubah sangat pesat setiap hari, setiap jam bisa berubah-ubah sehingga fleksibilitas menjadi penting. Jangan terlalu banyak aturan yang membelenggu, jangan terlalu banyak jebakan yang kita buat sendiri sehingga kita tidak bisa bergerak,” tandasnya. tim/ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img