Denpasar, PancarPOS | Pengendara wajib baca ini, untuk menambah wawasan berkendara di Bali. Kepadatan arus lalu lintas di jalan, saat pasca pandemi Covid-19 kembali menunjukan peningkatan yang luar biasa. Hal ini tidak lain karena dampak kembali tumbuhnya ekonomi Bali yang dipicu dari terus menggeliatnya sektor pariwisata. Jika berkendara dengan sepeda motor atau kendaraan roda dua, maka tentunya harus mewaspadai truk dan kendaraan berat di jalan padat. Kondisi seperti ini perlu di antisipasi, karena selain mengancam infrastruktur juga rawan kecelakaan. Mulai dari diri sendiri marilah menjaga agar tertib berlalu lintas dengan beberapa cara atau tips #cari_aman berkendara.

Seperti yang diungkap Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, sebagai berikut:
1. Waspada Saat di lampu Lalu Lintas
Sering kita lihat, pengendara motor atau mobil melihat lampu lalu lintas yang diarah lain. Misalkan saat di perempatan, pengendara lihat lampu lalu lintas yang ditujukan pada arah sebelah kanan kita sudah berwarna kuning, maka pengendara langsung bersiap menggeber gas. Hal ini sangat berbahaya karena dari arah tersebut bisa saja masih ada kendaraan yang menerobos lampu kuning. Jadi saat kita dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada dihadapan kita. Saat sudah menyala hijau baru kita berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.
2. Waspada Saat Melintas di Dekat Mobil
Hati hati, berkendara dengan sepeda motor, jika kita akan melintas di dekat mobil, karena bisa saja penumpang mobil tersebut berhenti tiba-tiba dan membuka pintu atau berbelok tiba-tiba. Usahakan saat kita melintas didekat mobil, kita berada pada jangkauan penglihatan kaca spion mobil tsb sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.

3. Waspada Saat Melintas di Dekat Mobil Berhenti
Saat melintas dekat mobil yang berhenti, kita tidak tahu apa yang ada di depan mobil. Bisa saja ada orang yang akan menyeberang sehingga mobil tersebut berhenti. Jadi coba untuk memperlambat kendaraan dan memastikan jalan dalam kondisi aman.
4. Waspada Saat Berkendara di Samping Mobil di Sisi dalam Tikungan
Ketika mobil berbelok ditikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat ke sisi dalam karena perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.
5. Jangan Mendahului Kendaraan yang Tidak Aman
Mendahului sepeda motor dan mobil pada posisi yang tidak memungkinkan kita melihat kondisi lalu lintas didepan sangat berbahaya, contohnya:
-Saat berada ditikungan
-Saat di puncak tanjakan
-Dalam terowongan tanpa pembatas jalur
-Dekat persimpangan jalan
-Dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah dimana anak-anak banyak bermain

6. Waspada Saat Melintas di Antara Kendaraan dalam Antrean
Saat melintasi di antara sepeda motor dan mobil dalam antrean, bunyikan klakson bila siang hari dan nyalakan lampu jauh bila malam hari sesering mungkin untuk memberikan perhatian dan jangkauan penglihatan kaca spion bagi kedua jalur mobil yang kita lintasi sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.
“Semoga cara atau tips #cari_aman berkendara di atas dapat membantu anda menjadi manusia yang tertib berlalu lintas,” pungkasnya. tim/ama/ksm






