Sekjen Kemendagri Kunjungi Mal Pelayanan Publik Badung, Sandang Role Model Nasional dan Lokus Studi Tiru

Badung, PancarPOS | Kepala DPMPTSP Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan beserta seluruh jajaran menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.,Si. untuk melihat secara langsung integrasi dan inovasi Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung yang menyandang predikat sebagai Role Model Nasional dan lokus studi tiru bagi daerah lain. Turut hadir dalam rombongan sebanyak 30 pejabat yaitu Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA; Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa; Pj. Bupati Bengkulu Tengah, Dr. Heriyandi Roni, M.,Si; Pj. Bupati Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.,Si ; dan Pj. Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, S.STP., M.,Si ; Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra dan pejabat lainnya, Sabtu 8 Oktober 2022.

Sekjen Kemendagri menyatakan kunjungan kali ini dengan mengajak 4 (empat) Kepala Daerah dengan maksud untuk melihat langsung Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung mengingat Bapak Menteri Dalam Negeri sering mengungkapkan dalam berbagai kesempatan Rapar Koordinasi yang dihadiri oleh Para Kepala Daerah agar melihat Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung, ungkap Suhanjar. Setelah saya melihat langsung dan mendapatkan penjelasan dari Kepala DPMPTSP Kabupaten Badung, sungguh luar biasa dan sangat layak MPP Kabupaten Badung sebagai role model pelayanan publik terintegrasi yang telah menerapkan layanan berbasis teknologi informasi.

Sementara Deputi Pelayanan Publik, Diah Natalisa menyatakan MPP Kabupaten Badung memang menjadi direkomendasikan oleh Kementerian PANRB sebagai tempat studi tiru bagi Pemerintah Daerah lainnya yang akan membangun Mal Pelayanan Publik. Kedepan kami kembangkan pengelolaan MPP mengarah pada MPP Digital mengikuti perkembangan teknologi informasi yang membutuhkan kemudahan, kecepatan dan transparansi dalam penyelenggaraan layanan.

Dalam penjelasannya Kepala DPMPTSP Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan menyatakan telah mengembangkan portal mal layanan publik yang diberi nama MPP TRUST (Transparency, Response, Upright, Sustainable and Technology) sebagai persiapan menuju MPP Digital sebagaimana arahan Kementerian PANRB. Berbagai aplikasi saat ini sudah dibangun dan dimanfaatkan dalam penyelenggaraan pelayanan termasuk pengelolaan pengaduan melalui MPP CARE (Complaint, Apresiate, Response by Electronic) serta pengelolaan media informasi melalui aplikasi OmniChannel. Pihaknya menyatakan siap dijadikan pilot project MPP Digital karena telah didukung sarana prasarana, infrastruktur dan SDM yang memiliki kompetensi teknis, ungkap Agus Aryawan. mas/ama/ksm









