Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Bumikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Subamia


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan selaku Anggota MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali membumikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehidupan dan Lingkungan Hidup itu, mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan di Balai Serba Guna Desa Subamia, Tabanan, Senin (4/4/2022). Kehadiran Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, diterima langsung Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Widnyana, S.Sos., beserta Perbekel dan Bendesa Adat Subamia, Kelian Adat dan Dinas se-Desa Subamia yang dihadiri sekitar 100 peserta dari warga dan pengurus STT se-Desa Subamia.

1th#ik-4/4/2022

Seperti biasanya, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang terus digencarkan M-U tersebut, mendatangkan para narasumber dari kader lumutan PDI Perjuangan yang juga Tim Ahli DPR RI, yakni I Gede Suamba, SE., bersama Ir. I Wayan Gunadi dan Ir. I Nyoman Kartika. Pada kesempatan itu, Ketua STT Eka Dharma Panca Kerti Banjar Subamia Bale Agung, Komang Agus Udy Yanto mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah memberikan edukasi dan pemahaman garis besar nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi generasi muda sangat membutuhkan sosialisasi ini, agar bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. “Kami berharap edukasi seperti ini bisa terus dilanjutkan, termasuk di daerah lain, dan khususnya bagi generasi muda agar lebih memahami 4 Pilar Kebangsaan,” tandasnya.

1th#ik-18/1/2022

Ditambahkan, Ni Luh Made Wisna Yani, selaku Anggota STT Eka Dharma Panca Kerti, juga mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang turun langsung memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan bagi generasi muda di Desa Subamia. “Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Made Urip yang memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, agar kami bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya. Hal serupa disampaikan Bendesa Adat Subamia, I Made Sridana, S.Ag., M.Pd., yang memberi ucapan terima kasih kepada Made Urip, karena telah datang menyasar Desa Subamia untuk memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Sosilisasi ini dirasakan sangat penting diberikan kepada warga desa, khususnya para generasi muda untuk lebih memahami 4 Pilar Kebangsaan. Karena selama ini sudah mulai masuk paham radikal, sehingga ideologi yang menjadi dasar negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus terus dipertahankan.

2bl#ik-17/2/2022

Untuk itu, kegiatan ini harus bisa berlanjut, apalagi Made Urip terjun langsung memaparkan nilai-nilai kebangsaan yang harus diikuti dengan baik dan tuntas. “Karena yang menyampaikan langsung Pak Made Urip sebagai Anggota MPR RI, selanjutnya agar pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ini bisa ditularkan kepada krama atau warga yang tidak bisa hadir saat ini,” harapnya. Di sisi lain, Wayan Widnyana alias Regen yang juga Ketua PAC PDI Perjuangan Tabanan mengakui Made Urip sebagai senior partai yang sangat rajin turun dan sudah banyak berbuat ke tengah masyarakat. Bahkan kali ini, membawakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Made Urip atas sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan diberikan kepada masyarakat Subamia. Kita bersyukur inti sari 4 Pilar Kebangsaan ini diberikan langsung oleh Pak Urip, sehingga harus diikuti dengan baik, terutama bagi generasi muda. Ikuti dengan baik arahan Pak Urip ini, agar generasi penerus bangsa ini bisa mendapat masa depan yang baik,” paparnya.

4bl#ik-17/2/2022

Saat berdialog dan bertatap muka, Made Urip mengaku sangat bersyukur, karena bisa datang langsung untuk memberikan sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan dengan semangat kehadiran masyarakat dan generasi muda yang sangat luar biasa. Dijelaskan, kegiatan ini sebagai tugas seluruh Anggota MPR RI untuk memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh tanah air, bahkan sampai ke luar negeri. Dikatakan, sosialisasi ini sebagai gagasan yang digalakan oleh mantan Ketua MPR RI, Taufik Kiemas, akibat adanya kekhawatiran munculnya rongrongan dari dalam dan luar negeri. “Karena itu muncul ide dan gagasan bagaimana seluruh wilayah agar tidak lepas dari NKRI, sehingga diberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh lapisan masyarakat. Apalagi ada juga kelompok yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain,” beber Anggota DPR RI lima periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu.

1bl#ik-21/7/2021

Di samping itu, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, menyadari adanya berbagai gangguan yang bisa merusak keutuhan bangsa dan negara harus diperkuat kembali dengan memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. “Yang penting sekarang bagaimana mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan harus mencerminkan semua itu. Jadi tidak hanya diomongkan saja,” tutup politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan ini. nantama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button