HPN 2022, Wagub Cok Ace Buka Pelatihan Jurnalistik Atnews

Badung, PancarPOS | Wakil Gubernur (Wagub) Bali Prof Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. yang akrab disapa Cok Ace membuka acara Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Media Online Atnews di Monumen Perjuangan Bangsa (MPB), Badung, Selasa (8/2/2022).
Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang mengusung tema “Ekonomi Hijau, Lingkungan Masa Depan”.
Acara dihadiri pula Ketua Umum Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) dr. Bagus Ngurah Putu Arhana, SpA (K), Ketua Korps Menwa Ugrasena (KMU) Bali Bagus Ngurah Rai yang juga Ketua Korps Menwa Indonesia (KMI) Bali, Ketua STISPOL Wira Bhakti Denpasar, Prof Wayan Windia dan Direktur Utama Atnews I Wayan Artaya.
Peserta diiikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Perguruan Tinggi Swasta (PTS), SMA/SMK dan masyarakat umum.
Cok Ace mengharapkan pers memberikan kontribusi dalam pembangunan Pemerintah Bali dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.
Ia mengakui peran pers selalu memberikan kontribusi besar bagi bangsa bukan saja hari ini, namun sudah dilakukan sejak sebelum Indonesia Merdeka.
Banyak pejabat negara lahir dari dunia pers atau wartawan, bahkan Presiden Indonesia pun ada menjadi wartawan.
Cok Ace pun mengharapkan pers dapat bekerja dan menghasilkan karya jurnalistik yang aspek kepatuhan agar tidak merugikan daerah sendiri. Oleh karena Bali, sebagai daerah pariwisata yang besar dipengaruhi oleh citra, khususnya dari dampak pemberitaan dari media – media.
Berita selalu ada dari dulu, namun bentuknya yang berubah. Cok Ace pun mengungkapkan pengalamannya mendengarkan berita yang cukup sulit aksesnya dan gambarnya masih hitam putih.
Namun kini, berita sudah diaskes secara global dan lebih mudah. Begitu pula pengaruhnya berdampak global dan tanpa batas.
Cok Ace pun memberikan apresiasi kepada Atnews yang mengangkat tema “Ekonomi Hijau, Lingkungan Masa Depan”, telah menanam Pohon Mangrove yang relevan dengan tujuan pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs).
Apalagi Bali jadi tuan rumah KTT G20 yang akan mengangkat isu lingkungan. Begitu juga sejumlah event internasional akan mulai dari Maret mendatang.
Diharapkan pula, konsep adi luhung “Tri Hita Karana” sudah diakui banyak kalangan, tinggal diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.
Sementara itu, Dirut Atnews Artaya mengharapkan lahir jurnalis muda yang ikut memberikan kontribusi pada pembangunan bangsa.
Atnews yang memiliki visi Cerdas, Berbudaya dan Independen tetap konsen terhadap lingkungan, pertanian, ekonomi, budaya, pariwisata dan kesehatan.
Sebelumnya pula, pihaknya telah menanam Pohon Mangrove yang ditanam jenis Rhizophora Mucronata yang memiliki akar tunggang menggunakan sistem rumpun berjarak sehingga benar – benar bisa tumbuh dan hidup. Penanaman dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Penanaman itu kerjasama dengan Forum Peduli Mangrove Bali (FPMB) sebagai bentuk kontribusi kecil yang bisa dilakukan dalam menjaga pelestarian alam Tahura Ngurah Rai agar semakin hijau.
Upaya itu agar jumlah tanaman Mangrove semakin banyak yang memiliki berbagai manfaat bagi manusia maupun eksosistem biota laut.
Mengingat kerusakan hutan mangrove di banyak pesisir di Indonesia bisa mengancam keseimbangan ekosistem pesisir. Termasuk habitat hewan kecil, rantai makanan, pelindung kawasan pesisir, melindungi laut dari lumpur dan air lebih jernih, fungsi ekonomis.
Perhatian dunia kepada Mangrove begitu besar, khususnya dalam perhelatan G20 dalam menekan adanya bahaya perubahan iklim yang semakin nyata.
Diharapkan penanaman dan pemeliharaan Mangrove Tahura Bali menjadi percontohan nasional dan bahkan dunia, baik sistem penanaman, pemeliharaan maupun segi jenis varian Mangrove.
Untuk itu, momentum HPN 2022 pihak Atnews ikut berperan melakukan aksi nyata di tengah program pemerintah ratusan hingga jutaan penanaman Mangrove di sejumlah daerah di tanah air, khususnya di Pulau Dewata.
Dalam acara itu, pelatihan jurnalistik menghadirkan pembicara dari Ketua Dewan Redaksi Atnews Prof Windia, Humas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Totok Waluyo dan Kepala Sekretariat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali Dedy Rochendi.
Dengan mendatangkan Keynote Speaker Diskusi Dialog “Ekonomi Hijau, Lingkungan Masa Depan” yakni AA Gede Agung Wedhatama selaku Ketua Petani Muda Keren (PMK) yang juga Owner PT Bali Organik Subak (BOS). Acara itu dimeriahkan oleh Artis Nanoe Biroe.
Kegiatan Pelatihan Jurnalistik dengan menggandeng Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana, KMU Bali, KMI Bali, KMI Badung, KMI Karangasem, KMI Denpasar, IKA Seroja Timor Timur Wilayah Bali, UID PLN Bali, UD Guna Kasih, Portir Indonesia Internasional, Yayasan Bali Tresna Sujati (BTS) dan Bali Token, Bakpao Kangen. (*)









