Politik dan Sosial Budaya

Sudirta Bagikan Ribuan Dupa, ‘’Door to Door’’ dan ‘’Blusukan’’ Kampanyekan Ganjar-Mahfud Sampai Pelosok


Denpasar, PancarPOS | Bersama ratusan Relawan, Wayan Sudirta, yang Calon Anggota DPR RI PDI Perjuangan Dapil Bali, secara ‘’door to door’’ dan ‘’blusukan’’, menyambangi ribuan pengunjung pasar pagi di Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar, guna mengkampanyekan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dengan menyebarkan ratusan ribu bungkus dupa dan baju kaos bergambar Ganjar-Mahfud. Di Kabupaten Karangasem, Sudirta yang nomor urut 2 DPR RI itu mengkampanyekan Ganjar-Mahfud bersama Wayan Ariawan, Caleg DPRD Provinsi Bali Nomor urut 4 Dapil Karangasem. Di Kota Denpasar, Sudirta mengkampanyekan Ganjar-Mahfud bersama Made Kondra, Caleg DPRD Bali Nomor urut 5. Lima tahun dan 10 tahun lalu, dua kali Sudirta mengkampanyekan Capres PDI Perjuangan H. Joko Widodo dengan membentuk Koalisi Bhinneka Tunggal Ika, yang ‘’berkantor’’ di sebuah hotel ‘’heritage’’ di kota Denpasar, sepenuhnya atas beaya sendiri.

1bl#bn-005.27/1/2024

Dalam bungkus dupa tersebut, disertakan dua buah stiker dengan gambar Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud, Gambar Caleg DPR RI Nomor 2 Wayan Sudirta berpaket dengan Caleg DPRD Bali Nomor 4 Wayan Ariawan dan satu stiker lagi bergambar Caleg DPR RI Nomor 2 Wayan Sudirta dan Caleg DPRD Bali Nomor 5 Made Kondra. Sudirta diketahui secara rutin turun ke masyarakat, sejak duduk di DPR RI, guna menepis anggapan bahwa wakil rakyat hanya turun menjelang kampanye. ‘’Saya turun ke masyarakat sejak di DPD RI, dan ketika duduk di DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, semakin mantap untuk terus turun ke rakyat, karena Bu Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan memerintahkan kader-kader nya untuk selalu bersama rakyat, saat suka dan duka, saat sedih maupun saat tertawa,’’ kata Sudirta. Dan rekam jejak wakil Bali di DPR RI ini bisa ditrack di media sosial, bagaimana ia membagikan puluhan ton beras kepada masyarakat saat pandemi Covid-19 memporakporandakan ekonomi Bali dan Indonesia, turun ke korban bencana alam di pengungsian maupun yang dirawat di rumah sakit, dengan sumbangan dana duka sebagai perhatian wakil rakyat, walaupun kemampuannya terbatas.

Sudirta dan ratusan relawan itu mulai ‘’door to door’’ dan ‘’blusukan’’ di pasar-pasar sejak
Januari 2024 di pasar tradisional di Kabupaten Karangasem. Dinihari figure yang dikenal di Komisi III DPR RI itu sudah berada di pasar Culik Kecamatan Abang dan pasar Tukad Eling Kecamatan Kubu bersama puluhan relawan, lalu pindah ke pasar-pasar lainnya, menyapa langsung pengunjung yang sangat antusias dan terkejut melihat wakil rakyat itu, pagi-pagi sudah berada di pasar. Saat turun di pasar Kreneng, Kota Denpasar, Senin (29/1) dinihari, sejumlah ibu-ibu yang menerima dupa langsung dari tangan Sudirta, menjabat tangan pengacara Ahok itu dengan haru, dan langsung curhat tentang berbagai hal. Tapi, wajahnya langsung sumringah ketika disodorkan nama Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai pasangan Capres-Cawapres Indonesia ke depan.

1th#ik-003.19/1/2024

‘’Oh, itu idola saya Pak, idola keluarga saya. Kami sekeluarga siap pilih Ganjar-Mahfud’’ cetus seorang ibu, yang mengaku tinggal di Jl. Jayagiri Denpasar, begitu melihat foto Ganjar-Mahfud di stiker dalam dupa, selain ada foto Wayan Sudirta dan Made Kondra. Saat blusukan dan ‘’door to door’’ di ‘’kota tua’’ Denpasar di Gajah Mada Denpasar, Sudirta disambut dan dikenal sebagai sosok pengacara Ahok saat menghadapi kasus di pengadilan. Mereka sangat antusias mendukung Sudirta begitu diberitahu, bahwa dalam pilpres 2024 ini, Ahok dan Sudirta mendukung perjuangan memenangkan Ganjar-Mahfud untuk menjadi presiden RI ke depan.

Dalam ‘’blusukan’’ dan ‘’door to door’’ dari pukul 04.00 sampai pukul 12.00 wita itu, ratusan Relawan Sudirta untuk Ganjar-Mahfud itu, dengan penuh semangat menyodorkan dupa, sembari menjelaskan sosok Ganjar-Mahfud dan programnya sebagai Capres ke depan. Walau waktunya singkat, secara sepintas mereka menyempatkan menyebut sosok Ganjar, yang diantaranya dikenal sebagai Gubernur Jawa Tengah selama 10 tahun dengan sejumlah program unggulan. Waktu duduk di DPR RI, Ganjar dikenal sebagai sosok yang memberi atensi dan usulan untuk diakomodasinya kuota perempuan dalam kandidasi legislatif. Juga sebagai sosok yang memperjuangkan UU Keistimewaan Yogyakarta, atas dedikasi historis Sri Hamengkubawono IX atas kemerdekaan RI.

1bl#ik-100.31/12/2023

‘’Ganjar dipandang sangat layak memimpin Indonesia, karena rekam jejaknya menunjukkan satu karakter pemimpin yang punya jiwa nasionalis, menghargai kebhinekaan, menghargai suara perempuan, budaya lokal dan dedikaasi historis dan kearifan budaya yang bertebaran di Indonesia ini,’’ ujar Wayan Sudirta. Sudirta menyatakan sangat antusias dan cukup terkejut mengetahui anak-anak muda dan generasi milenial, ternyata sudah ‘’well informed’’ (mendapat informasi yang sangat baik) tentang Ganjar-Mahfud maupun pengetahuan lain tentang perpolitikan Indonesia paling mutakhir, termasuk yang berkaitan dengan pemilihan presiden.

‘’Mereka berbagi informasi tentang kampanye-kampanye Ganjar yang selalu membeludak, puluhan ribu massa kongkret hadir di lapangan. Ketika kami door to door, orang tua maupun yang muda, mengenal sosok Ganjar sebagai figure yang disukai dan diterima public,’’ imbuh Sudirta. Wayan Ariawan pun, yang lebih banyak turun langsung ke pelosok bersama Relawan, mengaku sangat gembira menyaksikan luasnya pengetahuan masyarakat tentang sosok Ganjar-Mahfud.

1bl#ik-098.31/12/2023

‘’Pak Mahfud dikenal sebagai pendekar hukum, dan saya mengikuti rekam jejak beliau sejak menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi, sangat berani melakukan terobosan hukum, sehingga hal-hal yang muskil terungkap dengan formalisme hukum yang kaku, oleh Pak Mahfud, bisa diungkap dan masyarakat mendapatkan keputusan yang adi. Pasangan Ganjar-Mahfud merupakan paket komplit, satunya pemimpin energik yang sudah punya rekam jejak bagus di bidang kepemimpinan dan kebhinnekaan, satunya lagi pendekar hukum yang berani melakukan terobosan-terobosan hukum untuk meretas formalisme hukum yang kaku dan sering dipakai tameng membungkus tindakan-tindakan tidak adil dari penguasa,’’ kata Ariawan.

Sudirta dan Ariawan sama-sama menegaskan, door to door dan blusukan ke pasar itu dilakukannya untuk melaksanakan perintah Ibu Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, tidak hanya untuk kemenangan partai dan Capres-Cawapresnya, tetapi untuk membuktikan bahwa siapapun yang diberi kekuasaan oleh rakyat, sekalipun melalui rekomendasi partai, maka setelah mendapat rekomendasi partai, jangan pernah melupakan rakyat. ora/ama

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button