Daerah

Ditabrak Truk  Tronton, Ambulan Pembawa Jenazah Terjun Bebas ke Sungai di Jembrana


Jembrana, PancarPOS | Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 80-81, Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Sebuah ambulan yang membawa jenazah alm. I Putu Sutama terjun ke sungai sedalam tujuh meter setelah ditabrak dari belakang oleh truk tronton yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin sore sekitar pukul 16.40 WITA. Ambulans Daihatsu Grand Max bernomor polisi DK-9875-AJ, yang dikemudikan oleh Putu Ganita (56), tengah melaju dari arah timur menuju barat. Saat hendak mendahului truk tronton yang tak dikenal, ambulans ini justru menghadapi situasi genting ketika sebuah bus datang dari arah berlawanan.

Demi menghindari tabrakan dengan bus, sopir ambulans berusaha kembali ke jalur kiri. Namun nahas, truk tronton yang sebelumnya hendak didahului justru menabrak bagian belakang ambulans. Akibat dorongan keras itu, ambulans kehilangan kendali dan terjun ke sungai yang berada di sisi kiri jalan.

Di dalam ambulans, selain pengemudi, terdapat dua penumpang, yakni Ponisri (51) dan Kadek Dwi Novita Saputri (15). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pengemudi mengalami luka lecet di tangan dan kaki kiri, sementara Ponisri mengeluhkan nyeri di pinggang. Kadek Dwi Novita Saputri mengalami sakit pada bahu kanan.

Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp8 juta. Pihak kepolisian segera mengambil langkah cepat dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan barang bukti. Hingga kini, identitas truk tronton yang menabrak ambulans masih dalam penyelidikan.

Kecelakaan ini menyisakan kisah pilu. Jenazah yang seharusnya diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir justru mengalami insiden yang hampir merenggut nyawa keluarga yang mendampinginya. Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Mendoyo ini. tim/ama


Back to top button