Denpasar, PancarPOS | Pengamat kebijakan publik dan pengamat politik, Dr. Togar Situmorang,SH., MH., MAP., CMED., CLA.,CRA., mencium ada aroma “jebakan batman” dalam usulan pasangan Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si. sebagai bakal calon Gubernur Bali dan Made Muliawan Arya, S.E., M.H. alias De Gadjah sebagai bakal calon Wakil Gubernur Bali (Mantra-Mulia).
Pasangan bakal calon ini, hanya didukung dan diusung 11 partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus dengan total suara di bawah 50 persen suara atau kursi untuk maju tarung Pilgub Bali 2024. Apalagi kedua pasangan calon tersebut basis massa hanya di Kota Denpasar, sehingga terkesan seperti paket “bunuh diri”.

Bahkan dengan tegas dan serius, Dr.Togar Situmorang menyarankan De Gadjah untuk tidak terjebak dan lebih baik mundur dari arena pertarungan Pilgub Bali 2024 jika tidak ingin kalah secara menyakitkan dan memalukan. De Gadjah yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Bali itu, dinilai lebih layak dan berpeluang menang besar jika maju sebagai calon Walikota Denpasar di Pilwali Denpasar.






