Telkomsel Dukung Kelancaran Usaba Dalem Puri di Besakih Lewat Bantuan Tas Ramah Lingkungan

Karangasem, PancarPOS | Telkomsel wilayah Bali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian adat dan lingkungan dengan menyalurkan bantuan lebih dari 4.900 tas ramah lingkungan untuk mendukung kelancaran rangkaian upacara adat Usaba Dalem Puri di Pura Agung Besakih. Upacara sakral ini berlangsung selama sembilan hari, mulai 18 hingga 26 Januari 2026, dan dipusatkan di kawasan suci Pura Besakih, Kabupaten Karangasem.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan kawasan suci di tengah meningkatnya jumlah umat dan pengunjung yang hadir selama puncak upacara. Kehadiran tas ramah lingkungan ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan area pura.
General Manager Household Consumer Business Region Bali Nusra Telkomsel, Ricky Erickson Panggabean, mengatakan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata kepedulian Telkomsel terhadap nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Bali. Menurutnya, Pura Besakih bukan hanya pusat kegiatan keagamaan umat Hindu, tetapi juga simbol warisan budaya yang harus dijaga bersama.
“Melalui bantuan tas ramah lingkungan ini, Telkomsel ingin berkontribusi dalam menjaga kesucian dan kelestarian kawasan Pura Besakih, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan upacara Usaba Dalem Puri yang memiliki makna spiritual sangat mendalam bagi umat Hindu di Bali,” ujarnya.
Pihak FKSPA Besakih menyambut positif dan mengapresiasi dukungan yang diberikan Telkomsel. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu operasional pengelolaan kawasan, terutama dalam mengedukasi umat dan pengunjung agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan selama mengikuti rangkaian upacara.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam mendukung kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan di Bali. Telkomsel berharap sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi menciptakan kawasan suci yang bersih, tertata, nyaman, dan berkelanjutan, tanpa mengurangi nilai sakral dan spiritualitasnya. ian/ama









