Ekonomi dan Bisnis

Jangan Pandang Sebelah Mata! “Solusi Banking Sakti” Optimalkan Pengelolaan Lembaga Keuangan


Denpasar, PancarPOS | Lembaga keuangan sebagai pilar terpenting dalam perekonomian di Bali ini seringkali dihadapkan pada persoalan dan tantangan dimasa serba teknologi ini. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa, adaptasi Lembaga keuangan konvensional terhadap perkembangan teknologi ini tidak signifikan sehingga menyebabkan persoalan berupa sulitnya layanan transaksi yang dibatasi oleh jam operasional di masa pandemi ini, hingga tidak transparansinya laporan keuangan. Dalam hal ini, SOLUSISAKTI, startup buatan anak muda bali ini, telah hadir untuk memberikan solusi bagi lembaga keuangan konvensional melalui digitalisasi dengan sistem yang terintegrasi.

Insert foto: Solusi Banking Sakti – Sistem Aplikasi Terintegrasi untuk Lembaga Keuangan, Karya Anak Muda Bali.

Melalui talkshow ZOOM TVRI Bali yang ditayangkan pada Selasa, 16 November 2021 ini, Kadek Willy Sanjaya, selaku Founder SOLUSISAKTI, mengutarakan bahwa Lembaga keuangan konvensional memiliki permasalahan pada : 1) Sistem yang tidak didukung oleh pendampingan yang berkomitmen, 2) Data yang konkret, serta 3) Teknologi terkini. Permasalahan inilah yang seiring berjalannya waktu menyebabkan peran Lembaga keuangan konviensional mulai mengalami penurunan sehingga dapat memperbesar kemungkinan adanya kesalahan dalam pengelolaannya.

1bl#ik-7/11/2021

Menyikapi hal tersebut, Kadek Willy mengungkapkan bahwa sistem terintegrasi karya anak muda Bali bernama “Solusi Banking Sakti” ini dirancang agar dapat mengoptimalkan pengelolaan Lembaga keuangan, menciptakan transparansi laporan keuangan, mempermudah pengawasan serta meningkatkan pelayanan terhadap nasabah maupun anggota Lembaga keuangan, yang didukung dengan teknologi digital terkini guna menjawab kebutuhan nasabah.

1bl-bn#5/1/2020

Dalam hal ini, SOLUSISAKTI dengan produknya yang bernama “Solusi Banking Sakti” ini menunjukkan aksinya sebagai solusi canggih dalam mengatasi permasalahan teknologi. Sekaligus sebagai upaya dalam mendukung pemerintah guna mewujudkan koperasi modern sehingga mempermudah Lembaga keuangan konvensional dalam mendigitalisasi fungsi operasional koperasi melalui fitur-fitur yang sudah terintegrasi, sehingga nasabah/anggota dapat bertransaksi dengan mudah.

1bl#ik-6/11/2021

Sayangnya, Kadek Willy menjelaskan, masih banyak lembaga keuangan yang memandang sebelah mata teknologi digital ini. Padahal, teknologi merupakan suatu aset yang dapat meningkatkan efektivitas dari Lembaga keuangan itu sendiri dengan biaya yang lebih kecil dari aset lainnya, seperti pembelian lahan, pembuatan kantor, dan promosi konvensional lainnya. Sebagai contoh, dengan menerapkan teknologi digital, Lembaga keuangan dapat beroperasional selama 24 jam penuh tanpa perlu penambahan karyawan serta mampu memberikan pelayanan maksimal kepada para nasabahnya.

1bl#ik-6/11/2021

Kadek Willy menilai, keberadaan Lembaga keuangan konvensional bisa dioptimalkan dan dikembangkan potensinya melalui digitalisasi. Karenanya, situasi pandemi ini bisa menjadi momentum untuk Lembaga keuangan konvensional beradaptasi dan melakukan perubahan baik dari sisi internal maupun eksternal. mas/ama/*

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close