Senin, April 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaTeknologi dan OtomotifPertajam Insting Berkendara, Astra Motor Bali Gembleng Puluhan Karyawan PT Maxima &...

Pertajam Insting Berkendara, Astra Motor Bali Gembleng Puluhan Karyawan PT Maxima & CV Mister Auto Jadi Pelopor Prediksi Bahaya di Jalan

Denpasar, PancarPOS | Keselamatan bukan lagi sekadar slogan, tetapi menjadi kebutuhan mendesak di tengah padatnya lalu lintas Bali yang kian dinamis. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, puluhan karyawan PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia mendapat pembekalan khusus dari tim Safety Riding Astra Motor Bali dalam sebuah program edukasi yang menitikberatkan pada kemampuan prediksi bahaya di jalan raya.

Sebanyak 45 karyawan dari dua perusahaan tersebut mengikuti pelatihan intensif yang dirancang bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis berkendara, tetapi juga mempertajam insting dan kesadaran terhadap risiko. Di tengah mobilitas kerja yang tinggi, terutama bagi karyawan yang setiap hari bersentuhan dengan aktivitas distribusi dan operasional, kemampuan membaca situasi jalan menjadi krusial.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, memandu sesi diskusi interaktif yang mengajak peserta membedah berbagai potensi risiko di jalan raya. Ia menekankan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas berakar pada kelengahan dan kegagalan mengantisipasi situasi.

“Banyak kecelakaan terjadi bukan karena tidak bisa mengendarai motor, tetapi karena kurangnya antisipasi. Melalui materi prediksi bahaya ini, kami ingin para peserta mampu membaca pola lalu lintas, memahami perilaku pengendara lain, serta mengenali titik-titik rawan sebelum risiko benar-benar terjadi,” tegas Yosepth di hadapan peserta.

Materi prediksi bahaya yang diberikan mencakup teknik observasi 360 derajat, menjaga jarak aman, membaca bahasa tubuh pengendara lain, hingga memahami karakteristik jalan di lingkungan kerja. Tidak hanya itu, peserta juga diajak mengidentifikasi risiko di sekitar area kantor dan rute harian yang sering mereka lalui.

Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif. Para karyawan diminta berbagi pengalaman nyaris celaka (near miss) yang pernah dialami, kemudian bersama-sama menganalisis faktor penyebab serta langkah pencegahannya. Diskusi tersebut membuka kesadaran bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh diri sendiri, tetapi juga oleh kemampuan membaca perilaku pengguna jalan lainnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri yang secara konsisten digelorakan oleh Astra Motor. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali berupaya membangun budaya keselamatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk sektor korporasi.

Ngurah Iswahyudi, PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif. Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha dan pelaku industri otomotif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Kami percaya keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus mendampingi mitra korporasi agar budaya aman dimulai sejak karyawan berangkat dari rumah hingga kembali dengan selamat. Harapan kami, 45 peserta hari ini menjadi agen perubahan dan selalu mengutamakan #Cari_Aman di setiap perjalanan,” ujarnya.

Tagar #Cari_Aman bukan sekadar kampanye, tetapi diarahkan menjadi gaya hidup. Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan bahwa disiplin memakai helm standar, mematuhi rambu, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menjaga kondisi fisik sebelum berkendara adalah fondasi utama keselamatan.

Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di Bali, Astra Motor Bali secara konsisten menggelar berbagai program edukasi keselamatan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga kalangan profesional. Semangat Satu Hati yang diusung perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui layanan penjualan dan purna jual, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan budaya safety riding di lingkungan PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia. Dengan insting yang terasah dan kesadaran kolektif yang tumbuh, keselamatan bukan lagi sekadar teori, melainkan praktik nyata dalam setiap kilometer perjalanan. uni/ama

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img