Pariwisata dan Hiburan

Bank BPD Bali Ikut Dukung dan Semarakan Perayaan Imlek di Denpasar, Disiapkan 2.023 Nasi Jinggo Gratis

Walikota Jaya Negara: Momentum Kolaborasi dan Toleransi Jaga Keberagaman


Denpasar, PancarPOS | Setelah sempat vakum selama Pandemi Covid-19 pada tahun 2022, kini Perayaan Tahun Baru Imlek Toleransi ketiga kalinya Tahun 2023 di Kota Denpasar berlangsung sangat semarak. Bahkan, Bank BPD Bali melalui Bank BPD Bali Kantor Cabang Utama Denpasar, secara khusus ikut mendukung, karena dari berbagai sumbangan telah disiapkan 2.023 nasi jinggo gratis di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, Denpasar, Senin (23/1/2023). Perayaan kali ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas serta Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara.

Bank BPD Bali siapkan 2.023 nasi jinggo gratis sesuai tahun perayaan Imlek untuk masyarakat yang menonton dan Pojokan Nasi Tekor Bali di Plaza Pasar Badung, saat Perayaan Imlek Toleransi di Kawasan Heritage Gajah Mada, Senin (23/1/2023). (foto: ama)

Tampak hadir pula Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Panglingsir Puri, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana serta Kepala Bank BPD Bali Kantor Cabang Utama Denpasar, Putu Dharmapatni, SE., MM., yang ikut sibuk dan turun langsung menyiapkan sebanyak 2.023 nasi jinggo sesuai tahun perayaan Imlek untuk masyarakat yang menonton. “Ada Pojokan Nasi Tekor Bali di Plaza Pasar Badung untuk handel undangan VVIP-nya. Ini sudah yang ketiga kalinya kita ngerayain ritual Imlek di Jalan Gajah Mada dan Jalan Kartini,” katanya.

Pencapaian dari Perayaan Imlek Toleransi Tahun 2023 kali ini, diharapkan bisa mengangkat kembali cerita dan keberadaan (eksistrensi) Warga China (TiongHoa) di Bali khususnya di Denpasar. Selain itu, agar dapat memunculkan interaksi yang indah dan harmonis di berbagai sisi baik seni, budaya dan sosial antar Budaya Tionghoa dan budaya setempat. Diharapkan pula kebersamaan dan kesahajaan yang memunculkan kemuliaan dan kemeriahan dan Perayaan Imlek, selain bisa mencurahkan dan berpartisipasi baik talenta maupun materiil, yang di dapat di tahun sebelumnya untuk tujuan sosial di acara Imlek 2023 dan yang akan datang. Tercapainya Toleransi antara warga dan etnik yang ada di Bali, juga diharapkan termasuk jadi China Dresta Bali.

Pada kesempatan itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas pelaksanaan Perayaan Imlek Toleransi dan Festival Inlek Bersama Tahun 2023 ini. Dimana, Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam merangkul keberagaman yang dapat memperkaya Kota Denpasar sebagai kota berbudaya. “Ini merupakan implementasi sepirit Kolaborasi dan Toleransi dalam menjaga keberagaman, Berbagai kebudayaan dari etnis yang ada di kota Denpasar ini dapat semakin meningkatkan daya tarik pariwisata di Kota Denpasar sebagai upaya pemulihan ekonomi pasyarakat pasca pandemi Covid-19,” ucap Jaya Negara sembari mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi umat yang merayakan.

1th#ik-14/8/2022

Pemrakarsa Kegiatan, I Ketut Siandana, AA Ngurah Jaka Pratindya dan Jro Mangku Gede Kuning yang bernaung dibawah Bahan Komunitas Bali Tionghoa Nusantara mengatakan, perayaan Imlek Toleransi ini, diawali dengan Sembahyang Permohonan Restu di Konco Jalan Kartini. Kemudian dilanjutkan dengan Ritual Menyalakan Petasan di Perempatan Jalan Gajah Mada – Kartini – Sulawesi. “Ritual ini bermakna menakut-nakuti roh jahat, merayakan datangnya tahun baru dan melambangkan keberuntungan sepanjang tahun,” jelasnya. Kemudian Parade bergerak menuju Pura Desa Denpasar untuk Persembahyangan Permohonan Restu, dilanjutkan dengan perjalanan ke Seputaran Catus Patha (Perempatan Agung) Catur Muka Kota Denpasar.

Parade kemudian menuju ke Patung Sang Trisemaya dan diakhiri dengan Persembahyangan dan atraksi Barong Sai di Arca Dewi Mas Melantinng, Palataran Pasar Badung. Paraden terdiri dari Tarian Pasepan (Sanggar Seni Pancer Langit), Carnaval Dewi Tara, Baris China (Sanggar Naluri Manca), Barong Landung, Beleganjur Br Wangaya Kelod, Wushu (Unud), Naga Liong, Barong Sai dan Musik Barong Sai. Festival Imlek Bersama 2023 ini bertemakan “Merajut Kebhinekaan Memperkuat Kerukunan”. Sebelum Festival resmi dimulai, juga sudah terpasang gapura khas China dan 1.200 lampion. Gapura dan lampion ini terpasang di sepanjang Jalan Gajah Mada Denpasar. Festival Imlek Bersama yang dikemas lewat parade Nusantara akan digelar pada Sabtu, 28 Januari pukul 16.00 – 18.00 Wita di kawasan Jalan Gajah Mada – Catur Muka hingga Lapangan Puputan Badung.

1bl#ik-22/12/2022

Selanjutnya pukul 18.00 Wita dilanjutkan dengan panggung nusantara yang digelar 28 – 29 Januari ini akan dihadirkan 1.200 penampil yang meliputi 200 barongsai dari 9 paguyuban barongsai serta parade wushu sebanyak 200 peserta. Selain itu, juga ada peserta dari banjar-banjar dengan penampilan barong, rangda khas Bali, serta Reog Ponorogo. Pihak panitia nantinya menyediakan sebanyak 100 stand UMKM kuliner dimana 70 persennya adalah stand kuliner khas Tionghoa. ama/mas/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan


Back to top button