Politik dan Sosial Budaya

Tiga Pilar PDI Perjuangan Dukung Kebijakan Gubernur Koster


Denpasar, PancarPOS | Sosok Wayan Koster selaku kader terbaik PDI Perjuangan telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Bali dan dalam 3 tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Bali terbukti telah mampu mewujudkan Visi, Misi dan Program pembangunan Daerah Bali. Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, diwujudkan dengan Pembangunan Daerah yang meliputi Lima Bidang Program Prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana yaitu: Prioritas 1: Bidang Pangan, Sandang, dan Papan; Prioritas 2: Bidang Kesehatan dan Pendidikan; Prioritas 3: Bidang Jaminan Sosial dan Ketanagakerjaan; Prioritas 4: Bidang Adat, Agama, Tradisi; Seni dan Budaya; Prioritas 5: Bidang Pariwisata. Lima 1Bidang Program Prioritas tersebut didukung dengan pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi. Sebagai landasan hukum untuk menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif guna mengimplementasikan Visi, Misi, Arah Kebijakan, dan Program Prioritas tersebut telah disusun, ditetapkan, dan diundangkan sebanyak 40 Peraturan, terdiri atas 15 Peraturan Daerah dan 25 Peraturan Gubernur.

1bl#ik-21/8/2021

Dalam situasi dunia sekarang ini yang sedang berat-beratnya mengalami pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster sedang fokus dan giat-giatnya dalam mengurus, menghadapi, menanggulangi, mengatasi pandemi Covid-19 tersebut bergotong-royong bersama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten/Kota dan seluruh elemen masyarakat. Walaupun dalam kondisi pandemi tersebut Gubernur Koster dalam kepemimpinannya terus bekerja keras, tidak henti-hentinya melaksanakan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana strategis untuk kepentingan masyarakat Bali, seperti misalnya: Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung; Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem; Pembangunan Pelabuhan Segitiga Sanur di Denpasar, Sampalan di Nusa Penida dan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung; Pembangunan Ruas Jalan Shortcut Singaraja Mengwitani; Pengembangan Pelabuhan Benoa Menjadi Bali Maritime Tourism Hub, Kota Denpasar; Pengembangan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar dan 4 Lapangan Pendukung; Pembangunan Pasar Sukawati Blok A, B dan C; Pembangunan Sungai Buatan (normalisasi) Tukad Unda di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali; Pembangunan Bendungan Untuk Penyediaan Air Bersih: a.) Bendungan Sidan di Wilayah Badung, Gianyar dan Bangli, b.) Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng;

1bl#il-10/9/2021

Masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya silakan melihat dan menilai sendiri di sekelilingnya, dalam situasi pendemi seperti sekarang ini, pembangunan infrastruktur dan pembangunan lainnya masih berjalan dengan normal yang merupakan kinerja dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang jelas, nyata dan terukur di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. “Oleh karena itu Kami Kader Partai tidak meminta masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk membangga-banggakan atau memberi pujian atas hasil kerja Pemerintah, tapi cukup menilai secara objektif, apa adanya, sesuai fakta, dengan memberikan dukungan terhadap apa yang telah dibuat dan sedang dikerjakan Bapak Gubernur dalam pembangunan Bali. Bahwa Kami mengajak masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk mendukung pelaksanaan program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 dan tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak jela2qs dan belum tentu terbukti kebenarannya yang beredar secara masif di media sosial dan media lainnya; marilah bekerja bersama, 2 royong agar pandemi Covid-19 segera berakhir, masyarakat beraktifitas, dan ekonomi Bali bangkit kembali,” tegas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Bali, Denpasar, Selasa (21/9/2021).

1th-ksm#5/2/2021

Bahwa di tengah situasi saat ini, Gubernur Bali Wayan Koster yang sedang bekerja dengan fokus, tulus dan lurus untuk kepentingan pembangunan dan masyarakat di Bali, ternyata ada sejumlah oknum mencederai dan mengganggu melalui status-status di media sosial dan media lainnya yang nyata-nyata adanya telah merusak citra dan mental masyarakat Bali serta memperkeruh suasana. Selain hal itu, juga mengetahui ada oknum politisi perempuan, ada juga oknum politisi laki-laki dan pihak-pihak lainnya yang tidak perlu disebut namanya yang mencari panggung politik dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. tim/ama/*

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close