Buleleng Juara Umum Kejurnas INKAI Terbuka Piala Gubernur Bali 2023

Denpasar, PancarPOS | INKAI Kabupaten Buleleng akhir berhasil menjadi Juara Umum Kejuaraan Karate Tingkat Nasional INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Terbuka Piala Gubernur Bali 2023 di GOR Lila Bhuana Denpasar. pada Minggu (20/8/2023). Saat penyerahan piala, sekaligus penutupan kejuaraan tersebut, Ketua Panitia Kejuaraan, Dr.Ing Ida Bagus Kesawa Narayana menyampaikan, INKAI Buleleng meraih Juara Umum setelah mengumpulkan kemenangan mendali 9 Emas, 8 Perak dan 15 Perunggu. Disusul kontingen dari Jawa Tengah dengan peraihan medali 9 Emas, 6 Perak dan 6 Perunggu. Diposisi ketiga dengan perolehan 8 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu diraih DKI Jakarta.

“Astungkara, kontingen Buleleng meraih Juara Umum Kejuaraan Karate Tingkat Nasional INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Terbuka Piala Gubernur Bali 2023. Mereka menurunkan sekitar 50 atlet terbaiknya, kita dari Gianyar juga menurunkan banyak atlet hingga dibagi dalam tiga kontinen tapi belum bisa tembus tiga besar. Tentu ini menjadi semangat baru bagi kita untuk terus memupuk prestasi atlit di Bai setelah lama tidak ada kejuaraan akibat pandemi,” ujarnya.
Pihaknya mengakui hasil dari kejuaraan sangat memuaskan karena ada peningkatan prestasi atlet di Bali, termasuk kualitas wasit. Ia menyampaikan sebelum pelaksanaan kejuaraan telah melaksanakan Penataran, Refreshing, Ujian Wasit Juri dan Sertifikasi Pelatih Nasional yang berasal dari Bali, NTB, Jatim, Jabar, Jateng, Maluku, Sumsel, Sulsel dan Papua. Kegiatan yang diikuti 120 wasit itu dilaksanakan tanggal 16-17 Agustus 2023.

Ia juga kembali menegaskan pelaksanaan Kejurnas INKAI Piala Gubernur Bali Khusus untuk atlet asal Bali tidak hanya mengejar prestasi namun mensinergikan Visi Nagun Sat Kertih Loka Bali dalam mencetak SDM Unggul. Menjadi bagian dalam pengembangan “Sapta Prawerti” atau 7 Karakter Luhur Kebudayaan Bali, yaitu: 1) Jemet, 2) Seken, 3) Priti, 4) Jujur, 5) Bhakti, 6) Proaktif, 7) Jengah.
“Kita melakukan pendekatan melalui olahraga karate. Karate itu kan sampai umur 30-an tahun,berarti kan sport dan kejuaraan, habis itu kan orang (atlet, red) tetap latihan karate yang berlanjut pembinaan ke dalam diri. Pembinaan mental, spiritual, fisik terus hal yang fakta lagi senior yang di atas 50 tahun umumnya jadi pemangku (penekun spiritual, red). Mungkin karakternya yang jadi bagus dan sebagainya ini yang menyebabkan kebanyakan seperti itu jadinya,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengda INKAI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra menyampaikan apresiasi terhadap semangat yang sudah tampilkan para atlet. Lanjut berpesan para atlit dari kontingen Bali terus berlatih untuk mencetak prestasi gemilang di berbagai kejuaraan ke depan. “Kita ingin silaturahmi, kita ingin ketemu di lain kesempatan demi kejayaan INKAI di Indonesia. Sampai ketemu di lain kesempatan,” tegas Alit Putra. tim/ama/ksm









