Politik dan Sosial Budaya

Sosialisasi 4 Pilar di Sela Krama Ngayah Pitra Yadnya, Sudirta Saksikan Langsung Warga Bergotong Royong


Karangasem, PancarPOS | Anggota MPR RI dan juga Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyaksikan langsung gotong royong warga masyarakat Desa Adat Batumadeg, Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa (20/6/2023), saat lelaki yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu mensosialisasikan 4 Konsensus Kebangsaan kepada ratusan warga laki dan perempuan, yang sedang melaksanakan tugas masing-masing, serangkaian ‘’Ngaben Bersama’’ yang digelar dalam waktu dekat ini.

1bl#ik-047.9/6/2023

Ngaben Bersama merupakan tradisi kebersamaan diantara warga desa adat, untuk mengupacarai keluarga yang telah meninggal, agar arwahnya menyatu dengan Ida Hyang Widhi Wasa, atau atman menyatu dengan Brahman. Dengan Ngaben Bersama, beaya-beaya menjadi lebih ringan, terjangkau, serta dipikul bersama. Selain itu, kebersamaan menjadi bentuk nyata gotong royong, yang merupakan nilai dalam sila Pancasila, yang sudah tertanam ratusan tahun sebagai tradisi dan kearifan lokal yang mengukuhkan persatuan, dan kearifan lokal yang budayanya dilestarikan sampai sekarang.

‘’Kami atas nama warga Desa Batumadeg, menyampaikan terimakasih untuk Bapak Wayan Sudirta, yang tiada henti memperhatikan kami, datang kepada kami, serta mendoakan Pitra Yadnya warga kami. Juga terimakasih tidak terhingga atas sumbangan Dana Punia dari Pak Wayan Sudirta,’’ ujar Ketut Sukarena, tokoh yang dituakan di desa tersebut.

1th#ik-039.15/5/2023

Dalam kesempatan yang sibuk bergotong royong membuat perlengkapan Pitra Yadnya tersebut, Sudirta menyerahkan sumbangan ‘’dana punia’’ untuk melengkapi beaya-beaya pelaksanaan upacara tersebut, dimana masyarakat bergotong royong dan urunan beaya secara bersama-sama. Sudirta mengajak masyarakat Desa Batumadeg yang sudah solid bergotong royong, memperkuat dan meningkatkan kebersamaan secara nyata, tidak lupa merawat budaya sambil mengembangkan pendidikan keluarga untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Untuk itu, diperlukan kepemimpinan dari tokoh-tokoh desa, diantaranya Prajuru Desa Adat, Pemangku, dan peran ibu-ibu dalam pengasuhan anak dan keluarga.

‘’Karena ke depan, selain menerima berbagai tradisi kearifan lokal sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan, penting juga membangun ekonomi dan pendidikan keluarga, agar ada keseimbangan antara kewajiban melestarikan tradisi yang tidak ringan beayanya, dengan penghasilan dalam rumahtangga. Karena kalau tidak kuat di ekonomi, kita tidak akan bisa merawat dan melestarikan kearifan budaya lokal yang sekarang ini menjadi daya tarik pariwisata ini,’’ jelas Sudirta.

1bl#ik-016.4/4/2023

Karenanya, Sudirta selalu mendorong generasi muda termasuk yang di Desa Batumadeg, agar menempuh pendidikan setinggi-tingginya, guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, untuk membangun desa, membangun Karangasem, serta membangun Bali dan Indonesia. ora/ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button